Sering Tidur Larut Malam? Kenali 5 Dampak Negatif Kurang Tidur terhadap Kesehatan Mental

Kamis, 11 Jun 2026, 19:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Tidur bukan hanya sekadar waktu bagi tubuh untuk beristirahat setelah menjalani aktivitas sepanjang hari. Saat seseorang tidur, otak dan tubuh bekerja melakukan berbagai proses penting yang berpengaruh terhadap kesehatan fisik maupun mental.

Namun, di tengah kesibukan dan gaya hidup modern, banyak orang yang terbiasa mengurangi waktu tidur demi bekerja, belajar, atau sekadar menikmati hiburan. Padahal, kebiasaan tersebut dapat menimbulkan berbagai dampak negatif yang tidak hanya dirasakan tubuh, tetapi juga kesehatan mental. Kurang tidur dalam jangka panjang bahkan dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengelola emosi dan menghadapi tekanan sehari-hari.

Ket. Foto: Ilustrasi Kurang Tidur. — Sumber: Istimewa

Berikut beberapa dampak buruk kurang tidur terhadap kesehatan mental yang perlu diwaspadai.

1. Emosi Menjadi Tidak Stabil

Salah satu dampak yang paling sering dirasakan akibat kurang tidur adalah perubahan suasana hati. Seseorang yang tidak mendapatkan waktu istirahat cukup cenderung lebih mudah marah, sensitif, dan sulit mengendalikan emosi.

Kurang tidur diketahui dapat memengaruhi aktivitas bagian otak yang berperan dalam mengatur respons emosional. Akibatnya, seseorang menjadi lebih mudah bereaksi berlebihan terhadap situasi yang sebenarnya dapat dihadapi dengan tenang.

2. Meningkatkan Risiko Stres dan Kecemasan

Tidur yang berkualitas membantu tubuh dan pikiran pulih dari tekanan yang dialami sepanjang hari. Sebaliknya, kurang tidur dapat meningkatkan produksi hormon stres sehingga membuat seseorang lebih rentan merasa cemas dan tertekan.

Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, tingkat stres dapat semakin meningkat dan memengaruhi kualitas hidup. Tidak sedikit orang yang mengalami lingkaran masalah, yaitu stres menyebabkan sulit tidur, sementara kurang tidur justru memperparah stres yang dirasakan.

3. Konsentrasi dan Daya Ingat Menurun

Kurang tidur juga dapat mengganggu fungsi otak dalam memproses serta menyimpan informasi. Ketika waktu istirahat tidak terpenuhi, kemampuan seseorang untuk berkonsentrasi dan mengingat sesuatu menjadi menurun.

Akibatnya, aktivitas sehari-hari seperti bekerja, belajar, maupun mengambil keputusan dapat terganggu. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa berdampak pada produktivitas dan performa seseorang.

4. Meningkatkan Risiko Gangguan Mental

Berbagai penelitian menunjukkan adanya hubungan erat antara kurang tidur dan gangguan kesehatan mental. Orang yang mengalami kekurangan tidur secara terus-menerus lebih rentan mengalami gangguan suasana hati, kecemasan, hingga gejala depresi.

Hal ini terjadi karena tidur memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan fungsi otak dan regulasi emosi. Ketika kualitas tidur terganggu, kondisi psikologis seseorang juga dapat ikut terdampak.

5. Memicu Insomnia Berkepanjangan

Ironisnya, kebiasaan kurang tidur justru dapat meningkatkan risiko insomnia. Kondisi ini membuat seseorang kesulitan untuk tidur atau tidak mendapatkan kualitas tidur yang baik meskipun sudah memiliki waktu untuk beristirahat.

Insomnia yang berlangsung dalam jangka panjang tidak hanya menyebabkan tubuh mudah lelah, tetapi juga dapat meningkatkan rasa cemas, menurunkan kualitas hidup, serta memengaruhi kesehatan mental secara keseluruhan.

Pentingnya Memenuhi Kebutuhan Tidur

Para ahli kesehatan merekomendasikan orang dewasa untuk tidur sekitar 7 hingga 9 jam setiap malam agar tubuh dan pikiran dapat berfungsi secara optimal. Tidur yang cukup membantu menjaga keseimbangan emosi, meningkatkan konsentrasi, serta mendukung kesehatan mental secara menyeluruh.

Karena itu, mulai membiasakan pola tidur yang teratur menjadi langkah sederhana namun penting untuk menjaga kesehatan. Mengurangi kebiasaan begadang, membatasi penggunaan gawai sebelum tidur, serta menciptakan lingkungan tidur yang nyaman dapat membantu meningkatkan kualitas istirahat setiap malam.

  • Kesehatan Mental
  • Kurang Tidur

Redaktur: Afifa Khoirunnisa

Penulis: Afifa Khoirunnisa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.