Jangan Asal Pakai! Kandungan Kosmetik yang Wajib Dihindari Ibu Hamil demi Kesehatan Janin

Kamis, 11 Jun 2026, 20:45 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Masa kehamilan merupakan periode penting yang menuntut calon ibu lebih selektif dalam memilih produk yang digunakan sehari-hari, termasuk kosmetik dan produk perawatan kulit.

Tidak semua bahan yang aman digunakan sebelum hamil tetap aman selama masa kehamilan. Beberapa kandungan tertentu diketahui dapat terserap ke dalam tubuh dan berpotensi memengaruhi perkembangan janin.

Ket. Foto: Ilustrasi Makeup yang dilarang untuk ibu hamil — Sumber: Magnific.com

Para ahli kesehatan menyarankan ibu hamil untuk menghindari kosmetik yang mengandung merkuri, hidrokuinon, retinoid, paraben, phthalates, serta asam salisilat dosis tinggi.

Kandungan-kandungan tersebut dikaitkan dengan berbagai risiko, mulai dari gangguan hormon hingga masalah pertumbuhan janin dan cacat lahir.

Retinoid

Salah satu bahan yang paling perlu diwaspadai adalah retinoid, yaitu turunan vitamin A yang sering ditemukan dalam produk anti-aging maupun obat jerawat.

Retinoid memiliki berbagai bentuk, seperti retinol, tretinoin, dan isotretinoin.

Penggunaan bahan ini selama kehamilan dapat meningkatkan risiko gangguan pembentukan organ janin, terutama pada trimester awal saat perkembangan organ berlangsung sangat cepat.

Merkuri

Selain itu, merkuri juga menjadi kandungan yang harus dihindari sepenuhnya. Bahan ini kerap ditemukan pada krim pemutih ilegal yang menjanjikan hasil instan.

Merkuri dapat menumpuk dalam tubuh dan menimbulkan dampak serius terhadap perkembangan otak serta sistem saraf bayi. Paparan jangka panjang bahkan dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin sekaligus.

Hidrokuinon (hydroquinone).

Kandungan lain yang perlu mendapat perhatian adalah hidrokuinon (hydroquinone). Bahan ini sering digunakan untuk mengatasi hiperpigmentasi atau flek hitam.

Namun, tingkat penyerapannya ke dalam aliran darah tergolong tinggi dibandingkan bahan kosmetik lainnya.

Karena itu, penggunaannya selama kehamilan tidak dianjurkan hingga tersedia bukti yang lebih kuat mengenai keamanannya bagi janin.

Paraben

Ibu hamil juga disarankan menghindari produk yang mengandung paraben. Bahan pengawet ini banyak ditemukan dalam kosmetik, losion, dan produk perawatan tubuh.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa paraben dapat mengganggu sistem endokrin atau hormon, yang berperan penting dalam proses tumbuh kembang bayi selama di dalam kandungan.

Asam salisilat (salicylic acid)

Sementara itu, asam salisilat (salicylic acid) yang banyak digunakan dalam produk eksfoliasi dan perawatan jerawat juga perlu diperhatikan.

Penggunaan dalam kadar rendah pada produk tertentu umumnya masih dipertimbangkan aman, tetapi konsentrasi tinggi sebaiknya dihindari selama kehamilan karena berpotensi menimbulkan efek yang tidak diinginkan pada janin.

Untuk memastikan keamanan produk yang digunakan, ibu hamil disarankan selalu memeriksa komposisi pada kemasan dan memastikan produk telah terdaftar secara resmi.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga secara berkala merilis daftar kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya.

Jika ragu, gunakan layanan Cek BPOM atau konsultasikan langsung dengan dokter kandungan agar penggunaan kosmetik selama kehamilan tetap aman bagi ibu dan bayi.*

  • Kosmetik berbahaya untuk ibu hamil

Redaktur: Weti Aprianti

Penulis: Weti Aprianti

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.