Dituduh Tidak Profesional oleh Erin, Sunan Kalijaga Buka Suara Soal Pengunduran Diri dari Kasus Dugaan Penganiayaan ART
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Keputusan pengacara Sunan Kalijaga untuk mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Rien Wartia Trigina atau Erin, mantan istri Andre Taulany Taulany, memicu polemik di tengah penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART).
Pengunduran diri tersebut ternyata menimbulkan kekecewaan dari pihak Erin yang menilai langkah Sunan tidak profesional karena melakukan pendelegasian kuasa kepada pengacara lain.
Tudingan tersebut langsung mendapat respons dari Sunan Kalijaga. Ia membantah keras anggapan bahwa dirinya bekerja secara tidak profesional selama mendampingi Erin.
Menurut Sunan, seluruh tindakan yang dilakukan tim kuasa hukum telah sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.
Perselisihan bermula ketika Erin merasa kecewa atas keputusan Sunan yang menyerahkan sebagian penanganan perkara kepada anggota tim hukum lainnya.
Erin mengaku telah memberikan kepercayaan penuh kepada Sunan untuk menangani kasus yang tengah menjadi sorotan publik tersebut. Selain itu, ia juga menyinggung soal loyal fee yang telah diberikan kepada kuasa hukumnya.
Klarifikasi Sunan Kalijaga
Menanggapi hal itu, dalam siaran persnya, Sunan menjelaskan bahwa pendelegasian kuasa atau hak substitusi merupakan praktik yang sah dalam dunia hukum.
Ia menegaskan bahwa kewenangan tersebut telah tercantum dalam surat kuasa yang ditandatangani oleh Erin pada 5 Mei 2026.
Dengan adanya klausul tersebut, tim kuasa hukum memiliki hak untuk menunjuk atau melibatkan pengacara lain dalam penanganan perkara.
Rekomendasi juga buat kamu:
Sunan menilai tudingan tidak profesional yang diarahkan kepadanya sangat disayangkan. Ia menegaskan bahwa selama mendampingi Erin, timnya selalu memberikan laporan perkembangan kasus secara berkala dan transparan kepada klien.
"Kata-kata kami tidak profesional itu sungguh disayangkan, karena kami tim kuasa hukum memberikan laporan hasil kerja penanganan perkara pada klien kami," ujar Sunan, dilansir dari kanal YouTube Cumicumi.
Lebih lanjut, Sunan mengungkapkan bahwa pelimpahan sebagian kewenangan kepada pengacara lain bukan tanpa alasan.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi hukum yang dirancang untuk memperkuat posisi klien dalam menghadapi proses hukum yang berjalan.
Ia menjelaskan bahwa Erin merupakan seorang perempuan, sementara pihak lawan dalam perkara tersebut juga perempuan.
Bahkan, terdapat anggota DPR perempuan yang turut memberikan perhatian terhadap kasus tersebut.
Karena itu, Sunan merasa perlu menghadirkan pengacara perempuan dalam tim agar komunikasi dan pendekatan hukum dapat berjalan lebih efektif.
Meski hubungan profesional antara Sunan dan Erin kini berakhir, pengacara tersebut menegaskan bahwa keputusan mundur tidak dilakukan secara mendadak maupun melanggar etika profesi.
Ia berharap masyarakat dapat memahami duduk perkara yang sebenarnya dan tidak langsung menyimpulkan adanya pelanggaran profesionalisme hanya karena terjadi pergantian kuasa hukum.
Polemik ini pun menjadi sorotan publik karena melibatkan dua pihak yang sebelumnya bekerja sama dalam menangani kasus yang cukup sensitif.
Di tengah perbedaan pandangan yang muncul, masing-masing pihak kini memilih menyampaikan versinya sendiri kepada publik terkait berakhirnya kerja sama tersebut.*
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Dituduh Tidak Profesional oleh Erin, Sunan Kalijaga Buka Suara Soal Pengunduran Diri dari Kasus Dugaan Penganiayaan ART .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!