Pasang Badan untuk Sang Ayah, Betrand Peto Tegaskan Gaya Gemulai Ruben Onsu Cuma Tuntutan Peran
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Dinamika konflik rumah tangga antara Ruben Onsu dan Sarwendah kini kian memanas hingga menyeret sang anak angkat, Betrand Peto.
Remaja yang akrab disapa Onyo tersebut tak mampu membendung rasa sedih sekaligus kecewanya setelah mendengar kalimat hinaan yang dilayangkan Sarwendah kepada sang ayah.
Pasang badan demi membela kehormatan Ruben Onsu di hadapan publik, Betrand Peto meluapkan isi hatinya sekaligus mengklarifikasi tudingan miring seputar citra sang ayah di dunia hiburan.
Pasang Badan untuk Sang Ayah, Onyo Luruskan Tuntutan Peran di Televisi
Sambil menahan kesedihan yang mendalam, Betrand Peto menegaskan kepada awak media bahwa seluruh ejekan yang dialamatkan kepada Ruben Onsu sama sekali tidak benar.
Ia meluruskan bahwa karakter jenaka atau gaya gemulai yang kerap diperlihatkan sang ayah di layar kaca murni merupakan profesionalitas pekerjaan, bukan kepribadian aslinya sehari-hari.
"Ayahku bukan anjing, ayahku bukan bencong. Karena kerja di dunia entertainment, kita tidak bisa setiap hari tampil serius. Karakter yang dianggap seperti itu kan hanya tuntutan peran di TV, karakter lucu-lucuan saja," ujar Betrand dengan nada tegas.
Onyo menilai masyarakat luas seharusnya sudah sangat memahami bahwa aksi panggung Ruben yang fleksibel merupakan bagian dari totalitasnya dalam menghibur penonton.
Oleh karena itu, ia mengaku sangat terpukul dan sempat menangis saat mengetahui Sarwendah melontarkan kata-kata kasar kepada suaminya sendiri.
"Kaget, aku benar-benar kaget sampai menangis kemarin. Kenapa Bunda bisa ngomong begitu? Kenapa Bunda bisa setega itu?" ucapnya penuh tanya.
Rekomendasi juga buat kamu:
Sesalkan Sikap Sarwendah Saat Siaran Langsung
Lebih lanjut, Betrand Peto menyayangkan ketidakmampuan Sarwendah dalam menahan amarah di ruang digital. Menurut Onyo, ego dan emosi sesaat seharusnya bisa diredam agar masalah internal keluarga tidak konsumsi oleh publik secara liar.
Sebagai penutup tanggapannya, ia memberikan saran bijak bahwa apabila situasi emosional sudah tidak dapat dikendalikan saat melakukan siaran langsung (live), tindakan terbaik yang seharusnya diambil adalah menghentikan siaran tersebut demi mencegah dampak buruk yang lebih luas bagi keharmonisan keluarga.
Pernyataan emosional dari Betrand Peto ini mencerminkan betapa dalamnya dampak konflik perceraian atau perselisihan orang tua terhadap kondisi psikologis anak.
Pembelaannya yang menyentuh hati kini memicu simpati luas dari warganet yang berharap agar kisruh rumah tangga Ruben Onsu dan Sarwendah dapat segera menemui titik terang tanpa harus saling menjatuhkan martabat satu sama lain di muka umum.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Pasang Badan untuk Sang Ayah, Betrand Peto Tegaskan Gaya Gemulai Ruben Onsu Cuma Tuntutan Peran .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!