Mas Rahman Resign dari Tenue de Attire, Ribuan Konten Hilang dan Tinggalkan Rasa Kecewa

Doc: X/@BelajarLagiHQ

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kabar mengejutkan datang dari sosok yang selama ini dikenal sebagai wajah utama akun media sosial Tenue de Attire, yaitu Mas Rahman.

Pria yang identik dengan berbagai konten promosi dan hiburan dari brand fashion tersebut mengungkapkan bahwa dirinya telah resmi mengundurkan diri setelah hampir tiga tahun berkontribusi membangun akun tersebut.

Namun yang membuat banyak orang terkejut bukan hanya kabar resignnya.

Mas Rahman mengaku merasa sedih, kecewa, bahkan sakit hati setelah mengetahui bahwa sebagian besar video konten yang pernah ia buat selama bekerja di Tenue de Attire telah dihapus atau ditakedown dari akun resmi brand tersebut.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Mas Rahman menceritakan bahwa selama hampir tiga tahun dirinya aktif menjadi bagian penting dalam pertumbuhan akun Tenue de Attire.

Melalui berbagai konten kreatif yang dibuat secara konsisten, akun tersebut berhasil berkembang pesat hingga memperoleh lebih dari 300 ribu pengikut.

Menurut pengakuannya, ada ribuan video yang pernah diproduksi dan diunggah selama periode tersebut. Namun setelah dirinya tidak lagi bekerja di sana, sebagian besar konten yang menampilkan dirinya menghilang dari akun tersebut.

Beberapa video memang masih tersedia, tetapi umumnya merupakan konten yang menampilkan bintang tamu lain, sehingga wajah Mas Rahman tidak lagi terlihat di akun tersebut.

Mas Rahman mengatakan bahwa ia memahami kemungkinan perusahaan ingin melakukan rebranding dengan wajah baru. Baginya, keputusan bisnis seperti itu merupakan hal yang wajar dan bisa dimengerti.

Akan tetapi, yang tidak pernah ia bayangkan adalah seluruh jejak konten yang telah dibuat bersama selama bertahun-tahun justru ikut dihapus.

Perasaan kehilangan itu muncul ketika ia menyadari bahwa hasil kerja keras yang selama ini ikut membangun identitas akun tersebut seakan lenyap begitu saja.

Bagi seorang kreator, setiap video bukan hanya sekadar unggahan, melainkan juga rekam jejak kreativitas, waktu, tenaga, dan dedikasi yang telah dicurahkan selama bertahun-tahun.

"Sedih" menjadi kata yang berulang kali disampaikan Mas Rahman saat menceritakan pengalaman tersebut. Ia mengaku sulit menerima kenyataan ketika melihat akun yang pernah dibesarkannya tidak lagi menyimpan sebagian besar karya yang pernah ia buat.

Di akhir videonya, Mas Rahman juga menyampaikan pesan kepada berbagai brand dan perusahaan yang bekerja sama dengan kreator konten.

Ia berharap perusahaan dapat lebih menghargai kontribusi para kreator dengan tidak serta-merta menghapus seluruh konten ketika kerja sama berakhir.

Menurutnya, konten yang telah dibuat merupakan bagian dari perjalanan sebuah brand sekaligus portofolio bagi kreator yang terlibat di dalamnya.

Karena itu, ia mengajak perusahaan untuk tetap memberikan dukungan dan apresiasi kepada para content creator yang telah membantu membangun kehadiran digital sebuah brand.

Kisah ini pun memicu diskusi di kalangan warganet mengenai hubungan antara perusahaan dan kreator konten, terutama soal kepemilikan karya, penghargaan atas kontribusi, serta pentingnya menjaga jejak kolaborasi yang telah menjadi bagian dari perjalanan sebuah brand.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN