Brad Pitt Dituntut Rp1,3 Miliar oleh Pembuat Krim untuk Penis, Ternyata Ini Alasannya

Minggu, 31 Mei 2026, 09:15 WIB

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Aktor Hollywood Brad Pitt kembali menjadi sorotan publik. Namun kali ini perhatian tidak tertuju pada proyek film terbarunya, melainkan pada persoalan hukum yang berkaitan dengan bisnis perawatan kulit yang ia miliki.

Brad Pitt dilaporkan menghadapi gugatan dari sebuah perusahaan asal Malibu bernama Beau D. Perusahaan tersebut menilai bahwa nama merek skincare milik sang aktor, Beau Domaine, memiliki kemiripan yang terlalu dekat dengan nama bisnis mereka.

Ket. Foto: Brad Pitt Dituntut Rp1,3 Miliar oleh Pembuat Krim untuk Penis, Ternyata Ini Alasannya — Sumber: Instagram/bradpittofficial

Beau D Klaim Nama Merek Terlalu Mirip

Beau D diketahui telah berdiri sejak tahun 2020 dan memproduksi krim khusus untuk pria dengan merek dagang "D. Cream". Menurut pihak perusahaan, penggunaan nama Beau Domaine berpotensi menimbulkan kebingungan di kalangan konsumen serta dianggap sebagai bentuk persaingan usaha yang tidak sehat.

Keberatan tersebut kemudian menjadi dasar bagi Beau D untuk mengambil langkah hukum terhadap bisnis yang terkait dengan Brad Pitt.

Beau Domaine merupakan lini produk perawatan kulit yang dikembangkan Brad Pitt bersama keluarga Perrin dari Prancis. Keluarga Perrin sendiri dikenal luas sebagai produsen anggur premium yang memiliki reputasi internasional.

Pada awal peluncurannya pada tahun 2022, bisnis tersebut menggunakan nama Le Domaine. Namun pada tahun 2025, nama merek itu resmi diubah menjadi Beau Domaine. Pergantian nama inilah yang kemudian memicu keberatan dari pihak Beau D.

Upaya Penyelesaian Damai Tidak Membuahkan Hasil

Menurut laporan yang beredar, Beau D mengaku telah berusaha menyelesaikan persoalan tersebut secara damai sebelum membawa kasus ini ke pengadilan.

Pihak perusahaan disebut telah tiga kali menghubungi Beau Domaine untuk mencari solusi yang dapat diterima kedua belah pihak. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena pihak Brad Pitt berpendapat bahwa kedua nama tersebut tidak memiliki kemiripan yang signifikan.

Karena tidak menemukan titik temu, pendiri Beau D, Brandon Palas, akhirnya memutuskan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.

Dalam gugatan yang diajukan, Brandon Palas meminta agar nama Beau Domaine diubah. Selain itu, ia juga menuntut ganti rugi sebesar 75 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp1,3 miliar.

Meski demikian, Palas menegaskan bahwa langkah hukum yang diambil bukan bertujuan untuk mencari perhatian publik ataupun menjatuhkan pihak lain.

"Ini tentang melindungi integritas dari apa yang telah kami bangun selama bertahun-tahun dan memastikan merek independen memiliki hak untuk berkembang tanpa dibayangi atau diencerkan," kata Brandon Palas.

Kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan nama besar Brad Pitt, yang dalam beberapa tahun terakhir diketahui aktif mengembangkan berbagai lini bisnis di luar dunia perfilman.

Sengketa ini juga menyoroti isu hak merek dagang dan persaingan bisnis, terutama ketika melibatkan perusahaan independen dan figur publik dengan pengaruh besar di pasar.

Belum Ada Tanggapan Resmi dari Brad Pitt

Hingga saat ini, pihak Brad Pitt belum memberikan pernyataan resmi terkait gugatan tersebut. Perwakilan sang aktor juga dilaporkan menolak memberikan komentar ketika dimintai tanggapan oleh media.

Perkembangan kasus ini masih terus dinantikan publik, terutama karena menyangkut sengketa hak merek dagang yang melibatkan salah satu bintang terbesar Hollywood dan sebuah perusahaan independen yang mengklaim hak atas identitas mereknya.

  • Brad Pitt
  • Brad Pitt Digugat

Redaktur: Fitrya A Kusumah

Penulis: Fitrya A Kusumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.