Unggul Telak di Spotify, Theweeknd Ogah Disebut Lebih Besar dari Michael Jackson, Ini Alasannya!

Ket. Michael Jackson dan Theweeknd

Doc: Binar Musik

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Perbandingan antara The Weeknd dan Michael Jackson kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta musik.

Hal itu muncul setelah jumlah pendengar bulanan atau monthly listeners The Weeknd di Spotify tercatat lebih tinggi dibandingkan sang Raja Pop.

Di era musik digital saat ini, pencapaian tersebut dianggap luar biasa karena menunjukkan besarnya jangkauan dan popularitas seorang musisi di platform streaming.

Enggan Disebut Unggul

Namun menariknya, The Weeknd justru tidak setuju jika dirinya disejajarkan dengan Michael Jackson hanya berdasarkan angka statistik digital.

Penyanyi asal Kanada itu menilai bahwa pencapaian di platform streaming tidak cukup untuk menyamakan posisi seseorang dengan sosok yang telah mengubah sejarah industri musik dunia.

Dalam sebuah pernyataan yang kemudian ramai dibagikan di media sosial, The Weeknd menyampaikan rasa hormatnya kepada Michael Jackson dengan kalimat yang langsung menarik perhatian publik.

“Jangan pernah membandingkan saya dengan GOAT. Angka Spotify tidak berarti kamu sudah mencapai level Michael Jackson. Di masa keemasannya, tidak ada satu pun orang di dunia yang bisa menyentuh levelnya, bahkan saya pun tidak," tulisnya.

Sikap Rendah Hati

Pernyataan tersebut menunjukkan sikap rendah hati sekaligus pengakuan besar terhadap warisan Michael Jackson.

Meski saat ini The Weeknd termasuk salah satu artis dengan pencapaian digital paling besar di dunia, ia menilai ada hal yang tidak dapat diukur hanya lewat jumlah pendengar atau angka streaming.

Michael Jackson bukan sekadar musisi dengan penjualan album fantastis. Sosoknya menjadi fenomena budaya global yang pengaruhnya melampaui industri musik.

Di era kejayaannya pada dekade 1980-an hingga 1990-an, Michael Jackson menciptakan standar baru dalam pertunjukan musik, video klip, koreografi, hingga cara seorang artis membangun citra di hadapan publik.

Album-album seperti Thriller, Bad, dan Dangerous tidak hanya sukses secara komersial, tetapi juga menjadi bagian penting dari sejarah budaya populer dunia.

Bahkan hingga kini, pengaruh Michael Jackson masih terasa pada banyak musisi generasi baru, termasuk The Weeknd sendiri yang kerap disebut memiliki gaya vokal dan nuansa musik yang terinspirasi dari sang legenda.

Respons publik terhadap pernyataan The Weeknd pun mayoritas bernada positif. Banyak penggemar menilai ucapannya sebagai bentuk penghormatan yang tulus kepada salah satu ikon terbesar dalam sejarah musik.

Di tengah budaya media sosial yang sering menjadikan angka sebagai tolok ukur utama kesuksesan, pernyataan tersebut dianggap mengingatkan bahwa dampak budaya, pengaruh lintas generasi, dan jejak sejarah tidak selalu dapat dihitung melalui statistik digital.

Pada akhirnya, perdebatan soal siapa yang lebih besar mungkin akan terus ada. Namun bagi The Weeknd, Michael Jackson tetap berada di level yang sulit disentuh siapa pun, termasuk dirinya sendiri.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN