Taeyong Cerita Sistem Kerja NCT, dari Penyelesaian Keuangan hingga Interaksi Antaranggota

Ket. Taeyong Cerita Sistem Kerja NCT, dari Penyelesaian Keuangan hingga Interaksi Antaranggota

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Taeyong berbicara blak-blakan soal grupnya, mulai dari sistem pembagian penghasilan, interaksi antaranggota, hingga penyesalannya sebagai leader setelah menyelesaikan wajib militer.

Taeyong tampil sebagai bintang tamu di saluran YouTube milik Daesung, yakni Zip Daesung. Dalam acara tersebut, Daesung menyoroti sistem yang diterapkan di dunia NCT yang dikenal memiliki banyak unit dan anggota.

Daesung mengatakan, “Dalam beberapa hal, NCT seperti satu keluarga besar. Bagaimana cara kerja penyelesaiannya? Jika Anda berpromosi dengan NCT 127, apakah kamu juga menerima penghasilan dari tim lain?”

Menanggapi pertanyaan tersebut, Taeyong menjelaskan bahwa setiap unit di NCT memiliki sistem yang terpisah.

“Tidak, tim-tim tersebut jelas terpisah,” jawabnya.

Daesung kemudian kembali bertanya, “Jadi, kamu tidak bisa hanya mengatakan, ‘Biarkan saya mencoba untuk tim ini juga,’ kan?”

Taeyong sempat berpikir sejenak sebelum menjawab sambil bercanda, “Itu tidak apa-apa, kan? Seperti tentara bayaran?” Jawaban tersebut langsung memancing tawa di studio.

Ia kemudian menjelaskan bahwa NCT memiliki unit khusus bernama NCT U yang dibentuk dengan konsep fleksibel.

“Ada unit terpisah bernama NCT U, yang merupakan tim koalisi yang dibentuk seperti itu. Tergantung pada konsepnya, anggota tertentu yang cocok akan berpromosi sebagai tim. Ini memungkinkan kami untuk membuat lebih banyak konten yang menunjukkan sisi berbeda dari NCT,” jelasnya.

Saat ditanya soal posisinya sebagai pemimpin grup, Taeyong kembali melontarkan candaan.

“Saya tidak memiliki gelar pemimpin resmi, tetapi saya yang tertua,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Taeyong juga berbicara soal perubahan pola pikirnya setelah menyelesaikan wajib militer. Ia mengaku banyak menyesali sikapnya saat masih berada di usia 20-an.

“Saya sangat menyesali masa muda saya di usia 20an,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya dulu dikenal sangat tegas kepada para anggota.

“Saat itu, saya sangat ketat dengan para anggota. Saya adalah hyung yang menakutkan. Saya sengaja membuat suasana tegang selama latihan,” ungkap Taeyong.

Menurutnya, sikap tersebut terus terbawa bahkan setelah debut bersama grup.

“Bahkan setelah debut, saya tetap seperti itu. Saat itu, itu pilihan terbaik yang bisa saya buat, tetapi jika melihat ke belakang, jika saya lebih bijak, saya akan menjadi seseorang yang dapat diandalkan teman-teman yang tidak punya tempat untuk bersandar,” lanjutnya penuh penyesalan.

Meski demikian, Taeyong merasa sikapnya saat itu juga tidak sepenuhnya bisa dihindari.

“Tetap saja, kurasa itu tidak bisa dihindari,” katanya sambil tersenyum.

Ia pun menutup ceritanya dengan candaan lain.

“Jika saya bisa kembali ke masa lalu, saya akan memarahi mereka dengan cara yang sama, hanya saja dengan lebih cerdas,” ujarnya.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN