Dituding Rumah Sarwendah Bukan Hasil Keringatnya, Ruben Onsu Beri Jawaban Menohok
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Perkara rumah usai perceraian kembali jadi sorotan publik. Kali ini perhatian netizen tertuju pada dinamika yang melibatkan Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah.
Rumah yang kini diketahui ditempati Sarwendah mendadak menjadi bahan perdebatan setelah muncul komentar-komentar miring dari warganet di media sosial.
Isu tersebut bermula ketika sebagian netizen menuding bahwa rumah yang kini dihuni Sarwendah sepenuhnya merupakan hasil jerih payah sang mantan istri.
Dalam opini yang berkembang, ada anggapan bahwa Ruben disebut tidak memiliki andil berarti dalam proses memiliki atau membangun rumah tersebut. Komentar seperti ini kemudian memicu respons dari Ruben.
Ruben Buka Suara
Tak tinggal diam, Ruben menanggapi tudingan itu melalui pernyataan yang cukup panjang di media sosial. Ia menyinggung bagaimana sebagian orang mudah membentuk opini tanpa mengetahui kenyataan sebenarnya.
Menurut Ruben, aktivitas pekerjaannya selama ini berlangsung secara terbuka dan bahkan sering disaksikan publik.
Ruben menuliskan bahwa dirinya merasa bersyukur karena tak perlu menjelaskan secara rinci soal penghasilannya kepada orang lain.
Ia juga menekankan bahwa dirinya tidak berniat membandingkan atau merendahkan penghasilan siapa pun.
Namun ia merasa publik sebenarnya bisa menilai sendiri bagaimana aktivitas kerjanya berjalan hampir sepanjang hari.
Rekomendasi juga buat kamu:
Dalam pernyataannya, Ruben menjelaskan bahwa sebagian besar pekerjaannya dilakukan secara live dan terlihat publik. Dari pagi hingga malam, ia menjalani berbagai kegiatan yang dapat disaksikan banyak orang.
Karena itu, ia merasa heran bila masih ada pihak yang menutup mata terhadap usaha yang telah ia lakukan selama bertahun-tahun.
Ruben juga menyinggung soal pihak-pihak yang menurutnya sengaja menggiring opini negatif. Ia menyebut pembenci akan tetap menjadi pembenci, terlepas dari fakta yang ada di depan mata.
Kalimat itu dianggap sebagai bentuk kekecewaan sekaligus sindiran terhadap komentar-komentar yang dianggap terlalu cepat mengambil kesimpulan.
Tak berhenti sampai di situ, Ruben kembali melontarkan kalimat yang cukup menohok. Ia mempertanyakan apakah masih perlu diperdebatkan soal ada atau tidaknya keringat dan perjuangannya dalam rumah tersebut.
Dengan nada sindiran, Ruben menyebut netizen biasanya sangat jago menghitung kehidupan orang lain.
"Bersyukurnya tanpa saya jelaskan penghasilan saya dan tanpa merendahkan penghasilan seseorg, semua pekerjaan saya dari pagi sampai malam dikerjakan secara live, sehingga kegiatan saya hampir seharian semua org bisa tahu, jd kalau pembenci tetap menutup mata dan menggiring opini, ya, nama nya jg pembenci," tulis Ruben.
Polemik soal rumah pasca-perceraian memang sering kali menjadi topik sensitif. Bukan hanya soal aset, tetapi juga tentang persepsi publik terhadap kontribusi masing-masing pihak selama menjalani rumah tangga.
Sayangnya, media sosial sering kali membuat penilaian berkembang lebih cepat dibanding fakta yang sebenarnya.
Terlepas dari perdebatan yang muncul, urusan rumah tangga dan pembagian peran dalam sebuah keluarga sering kali menyimpan cerita yang tidak sepenuhnya diketahui publik.
Di balik komentar dan asumsi yang ramai beredar, hanya orang-orang yang menjalaninya yang benar-benar mengetahui perjalanan serta perjuangan yang terjadi selama bertahun-tahun.*
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Dituding Rumah Sarwendah Bukan Hasil Keringatnya, Ruben Onsu Beri Jawaban Menohok .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!