IU Terseret Skandal Pedofilia Imbas Lagu Zeze, Tuduhan Seksualisasi Anak Tuai Perdebatan
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kontroversi drama Korea Perfect Crown masih panas, IU kembali menjadi pusat badai kontroversi di media sosial imbas tuduhan pedofilia. Setelah menuai kritik akibat proyek drama terbarunya, Perfect Crown yang dianggap bermasalah secara historis, kini masa lalu IU, sang solois papan atas Korea Selatan kembali diseret ke permukaan. Salah satu kontroversi paling sensitif dalam kariernya, yang sempat menghebohkan publik pada 2015, kembali viral dan memicu perdebatan panas di media sosial.
Kontroversi tersebut berkaitan dengan lagu Zeze dari album Chat Shire. Lagu ini terinspirasi dari novel legendaris My Sweet Orange Tree karya Jose Mauro de Vasconcelos yang mengisahkan seorang anak laki-laki berusia lima tahun bernama Zeze, korban kekerasan dalam keluarga yang menemukan pelarian emosional melalui persahabatannya dengan pohon jeruk.

Dok. Istimewa
Buku My Sweet Orange Tree karya Jose Mauro de Vasconcelos.
Namun, interpretasi IU terhadap karakter tersebut justru memantik kemarahan publik. Dalam lirik lagu Zeze, terdapat sejumlah frasa yang dianggap mengandung nuansa sensual dan tidak pantas untuk menggambarkan seorang anak kecil. Tidak hanya itu, ilustrasi album yang memperlihatkan sosok Zeze dengan pose dan elemen visual provokatif juga membuat publik semakin geram.
Situasi semakin memanas ketika IU, yang saat itu berusia 22 tahun, menjelaskan dirinya tertarik pada sisi paradoks karakter Zeze yang menurutnya polos tetapi juga memiliki sisi gelap. Pernyataannya yang menyebut karakter itu sexy langsung menuai kecaman besar-besaran. Banyak netizen menilai penyebutan tersebut tidak dapat diterima, terlebih karakter Zeze dalam novel asli merupakan anak korban kekerasan.
Penerbit Korea dari novel tersebut bahkan sempat secara terbuka mengkritik interpretasi IU dan menyatakan kekhawatiran karakter anak kecil itu telah diseksualisasikan. Tekanan publik yang terus membesar akhirnya membuat IU menyampaikan permintaan maaf resmi. Ia menegaskan dirinya sama sekali tidak berniat melakukan seksualisasi terhadap anak-anak dan mengaku salah karena menggunakan istilah yang memicu kesalahpahaman.
Meski kontroversi tersebut sempat mereda bertahun-tahun lalu, kini kasus itu kembali dibahas luas di berbagai komunitas online Korea. Banyak komentar lama kembali bermunculan, bahkan sebagian netizen mengaku berhenti mendukung IU sejak skandal tersebut terjadi.
Di sisi lain, para penggemar setia IU membela sang idol. Mereka menilai lagu Zeze sebenarnya merupakan metafora atas pengalaman pribadi IU yang sejak usia muda hidup di industri hiburan dan merasa sering diperlakukan secara tidak pantas oleh orang dewasa. Menurut mereka, publik telah salah memahami pesan artistik yang ingin disampaikan.
Perdebatan pun semakin liar hingga memunculkan kekhawatiran soal gelombang kebencian yang diarahkan kepada IU. Beberapa penggemar menyebut kritik yang muncul saat ini sudah berubah menjadi serangan personal dan upaya menjatuhkan karakter sang artis secara brutal di media sosial.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk IU Terseret Skandal Pedofilia Imbas Lagu Zeze, Tuduhan Seksualisasi Anak Tuai Perdebatan .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!