Nadiem Makarim Terancam 18 Tahun Bui, Jerome Polin Singgung Impian Jadi Menteri Pendidikan
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim kini tengah menghadapi tuntutan berat berupa 18 tahun penjara terkait kasus pengadaan laptop Chromebook.
Selain hukuman fisik, Jaksa Penuntut Umum juga menuntut denda sebesar Rp1 miliar dan uang pengganti yang mencapai angka fantastis, yakni Rp5,68 triliun.
Kabar ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk kreator konten ternama Jerome Polin yang menyuarakan keresahannya di media sosial. Jerome mengaku merasa pesimis terhadap masa depan birokrasi Indonesia jika orang-orang berintegritas terus diperlakukan seperti ini.
Menurut YouTuber lulusan Jepang tersebut, kasus ini akan menjadi preseden buruk yang membuat individu berkualitas enggan bersentuhan dengan dunia pemerintahan. Ia khawatir posisi strategis di masa depan justru hanya akan diisi oleh oknum-oknum yang memiliki niat korup.
"Liat Mas Nadiem dipenjara 18 tahun, ujung-ujungnya semua orang berkualitas dan berintegritas bakal takut masuk ke/bekerja sama dengan pemerintah," tulisnya penuh kekecewaan, dikutip Kamis (14/5/2026).
Ia mengaku benar-benar kehilangan kata-kata setelah melihat proses persidangan yang dinilainya mengabaikan bukti-bukti yang ada di lapangan. Jerome merasa sangat janggal ketika hukuman tetap dijatuhkan meskipun kesalahan yang dituduhkan dianggap tidak terbukti secara kuat di meja hijau.
"Udah speechless. Semua bukti di persidangan gak dianggep. Gak bisa nemuin kesalahan, tapi tetep di hukum," keluh anak ke-2 dari tiga bersaudara tersebut.
Kasus hukum yang menimpa Nadiem ini ternyata berdampak sangat besar pada ambisi pribadi Jerome Polin sejak masa remaja. Pasalnya, Jerome selama ini dikenal luas memiliki cita-cita mulia untuk menjabat sebagai Menteri Pendidikan di masa depan demi memajukan bangsa.
"Sebagai orang yang punya impian untuk menjadi menteri pendidikan dan berkontribusi untuk pendidikan Indonesia, aku sedih dan patah hati banget," ungkap Jerome.
Pria yang mahir matematika ini meyakini bahwa perasaan takut dan sedih yang ia alami juga dirasakan oleh banyak individu hebat di luar sana. Ia berpendapat bahwa orang-orang tulus akan berpikir seribu kali sebelum mengambil risiko besar untuk mengabdi jika akhirnya berujung pada kriminalisasi.
Rekomendasi juga buat kamu:
"Aku yakin gak cuma aku, tapi semuaaa orang yang punya panggilan untuk berkontribusi untuk Indonesia, orang-orang yang baik, berintegritas, dan tulus, akan takut dan gak mau ambil resiko kalau berakhir seperti ini," pungkasnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Nadiem Makarim Terancam 18 Tahun Bui, Jerome Polin Singgung Impian Jadi Menteri Pendidikan .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!