Beda dari Pasangan Artis Lain, Luna Maya dan Maxime Bouttier Rayakan Anniversary dengan Konsep Gender Swap

Ket. Luna Maya dan Maxime Bouttier saat pemotretan dengan tema gender swap

Doc: Kolase foto Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pasangan selebritas Luna Maya dan Maxime Bouttier kembali mencuri perhatian publik lewat konsep pemotretan terbaru mereka dalam rangka merayakan anniversary pernikahan mereka.

Bukan sekadar tampil romantis seperti kebanyakan pasangan selebritas, keduanya justru memilih ide yang unik dan berbeda yakni konsep “bertukar peran” atau gender swap yang langsung ramai diperbincangkan di media sosial.

Dalam sederet foto yang beredar, Luna Maya tampil begitu maskulin mengenakan setelan jas hitam lengkap dengan kemeja putih yang memberi kesan elegan sekaligus berkarisma.

Penampilannya semakin kuat dengan gaya rambut yang ditata rapi serta ekspresi wajah tegas di depan kamera.

Aura classy dan powerful langsung terpancar dari sosok Luna, membuat banyak netizen memuji penampilannya yang dinilai sangat cocok dengan konsep tersebut.

Sementara itu, Maxime Bouttier justru tampil lebih lembut dan artistik mengikuti tema pemotretan. Pose yang diperlihatkan keduanya sukses menghadirkan chemistry berbeda dari biasanya.

Tidak sedikit publik yang menilai konsep ini terasa segar karena menabrak stereotip penampilan pasangan pada umumnya. Ide pemotretan bertukar gender tersebut dianggap sebagai bentuk eksplorasi fashion sekaligus seni visual yang berani.

Respons publik pun sangat ramai. Banyak penggemar mengaku kagum dengan keberanian Luna dan Maxime dalam mengeksplorasi konsep pemotretan yang tidak biasa.

Namun tak sedikit pula yang menyebut jika konsep tersebut berlebihan karena dianggap menormalisasi LGBT karena menampilkan pertukaran ekspresi gender antara laki-laki dan perempuan.

Kritik tersebut langsung ramai diperbincangkan, terutama di platform seperti Instagram dan X.

Meski begitu, banyak warganet lain membela Luna dan Maxime. Mereka menilai konsep pemotretan tersebut murni karya seni dan bagian dari eksplorasi fashion editorial, bukan bentuk kampanye orientasi seksual tertentu.

Sebagian publik juga mengingatkan bahwa dunia fashion internasional sudah lama menghadirkan konsep androgini maupun genderless style sebagai bagian dari kreativitas visual.

Perdebatan itu pun membuat pemotretan Luna Maya dan Maxime Bouttier semakin viral. Di tengah pro dan kontra, keduanya justru dianggap sukses menghadirkan konsep berbeda yang mampu memancing diskusi luas di kalangan publik.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN