Ahmad Dhani Sering Singgung IQ 78 Netizen, Fakta Baru Bongkar Angka Asli IQ Orang Indonesia

Ket. Ilustrasi IQ seseorang

Doc: Magnific.com

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Ahmad Dhani kembali menjadi sorotan publik, bukan hanya karena kiprahnya di dunia musik, tetapi juga pernyataannya yang kerap menyentil netizen dengan angka 78.

Angka tersebut sering ia gunakan sebagai sindiran yang mengarah pada asumsi lama bahwa rata-rata IQ masyarakat Indonesia berada di level tersebut.

Ucapan ini pun memicu perdebatan panjang di media sosial, terutama karena dianggap merendahkan intelektualitas publik.

Selama bertahun-tahun, angka 78 memang cukup populer dan sering dikutip sebagai rata-rata IQ orang Indonesia. Angka ini berasal dari studi lama yang dilakukan oleh Richard Lynn dan David Becker.

Namun, seiring perkembangan waktu, data tersebut mulai dipertanyakan validitasnya karena metode penelitian dan cakupan sampelnya dinilai tidak lagi relevan dengan kondisi saat ini.

Berdasarkan data terbaru dari World Population Review tahun 2026, rata-rata IQ masyarakat Indonesia kini berada di angka 89,96.

Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan data lama, meskipun masih tergolong di bawah rata-rata global.

Dalam peringkat dunia, Indonesia berada di posisi ke-126, yang membuatnya masih sering disebut sebagai salah satu yang terendah di kawasan ASEAN.

Perbedaan angka ini menjadi penting karena menunjukkan bahwa narasi lama yang sering digaungkan, termasuk oleh Ahmad Dhani, tidak lagi sepenuhnya akurat.

Meski demikian, pernyataan tersebut tetap menarik perhatian karena menyentuh isu sensitif: kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Beberapa faktor disebut turut memengaruhi skor IQ nasional. Kualitas pendidikan yang belum merata menjadi salah satu penyebab utama.

Di berbagai daerah, akses terhadap pendidikan yang layak masih menjadi tantangan besar. Selain itu, pengembangan sumber daya manusia yang belum optimal serta keterbatasan akses terhadap pembelajaran berkualitas juga turut berkontribusi.

Dalam konteks pengukuran, skor IQ antara 80 hingga 89 dikategorikan sebagai “di bawah rata-rata”, sementara rentang 90 hingga 109 dianggap sebagai rata-rata normal.

Dengan angka 89,96, posisi Indonesia berada di ambang batas menuju kategori rata-rata, yang menunjukkan adanya potensi peningkatan di masa depan.

Namun, penting untuk dipahami bahwa IQ bukan satu-satunya indikator kemajuan suatu bangsa. Banyak faktor lain seperti kreativitas, kecerdasan emosional, inovasi, hingga budaya kerja yang juga berperan besar dalam menentukan daya saing sebuah negara.

Pernyataan Ahmad Dhani mungkin dimaksudkan sebagai kritik sosial, tetapi di era data yang terus diperbarui, penting bagi publik untuk mengacu pada informasi terbaru.

Alih-alih terjebak dalam stigma angka lama, perhatian seharusnya diarahkan pada upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan potensi masyarakat secara menyeluruh.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN