Sejarah Lengkap Hari Buruh 1 Mei dan Alasan Ditetapkannya Sebagai Libur Nasional
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Setiap tanggal 1 Mei, dunia memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day. Di Indonesia, hari ini telah ditetapkan sebagai hari libur nasional.
Lebih dari sekadar tanggal merah, Hari Buruh adalah simbol penghormatan atas dedikasi serta perjuangan para pekerja dalam menuntut hak-hak yang lebih adil.
Sejarah besar ini tidak muncul begitu saja, melainkan lahir dari pergerakan yang sudah dimulai lebih dari satu abad yang lalu.
Awal Mula di Amerika Serikat: Tragedi Haymarket
Gerakan ini berakar dari Amerika Serikat pada abad ke-19. Saat itu, serikat buruh di Chicago dan kota-kota besar lainnya menggelar aksi besar-besaran untuk menuntut jam kerja yang manusiawi, yakni maksimal 8 jam sehari.
Puncak dari aksi ini terjadi pada 4 Mei 1886 (sering dikaitkan dengan rangkaian aksi sejak 1 Mei), dalam peristiwa yang dikenal sebagai Haymarket Affair.
Unjuk rasa tersebut berakhir ricuh setelah terjadi bentrokan hebat antara polisi dan massa aksi, yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka. Meski tragis, semangat perjuangan dari Chicago inilah yang akhirnya mendasari penetapan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional.
Perjalanan Hari Buruh di Indonesia
Di tanah air, sejarah peringatan Hari Buruh melewati beberapa fase penting:
-
Masa Kolonial (1918): Peringatan pertama di Indonesia dimulai oleh Serikat Buruh Kung Tang Hwee pada 1 Mei 1918. Hal ini dipicu oleh kritik tokoh sosialis Belanda, Adolf Baars, mengenai upah buruh yang rendah dan ketidakadilan sewa tanah perkebunan.
-
Aksi Mogok Kereta Api: Buruh kereta api sempat melakukan aksi mogok massal sebagai protes atas pemotongan gaji. Namun, tekanan dari pemerintah kolonial membuat peringatan ini sempat dilarang sejak tahun 1926.
-
Pasca-Kemerdekaan (1946): Di bawah Kabinet Sjahrir, Hari Buruh kembali diizinkan dan diperkuat dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1948. Aturan ini menegaskan bahwa pada 1 Mei, buruh tidak diwajibkan bekerja.
-
Era Modern (2013): Pada masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, 1 Mei resmi ditetapkan sebagai hari libur nasional hingga saat ini.
Rekomendasi juga buat kamu:
Makna Peringatan di Masa Kini
Hingga sekarang, momen 1 Mei dimanfaatkan oleh para pekerja untuk terus menyuarakan berbagai isu krusial, seperti:
-
Keseimbangan jam kerja dan upah yang layak.
-
Kepastian pembayaran upah dan hak Tunjangan Hari Raya (THR).
-
Hak cuti dan jaminan perlindungan kerja lainnya.
Melalui peringatan ini, kita diingatkan bahwa kenyamanan kerja yang dinikmati saat ini adalah buah dari perjuangan panjang para pendahulu di masa lalu.
Sejarah Hari Buruh mengajarkan kita tentang arti penting solidaritas dalam memperjuangkan keadilan. Semoga semangat May Day tahun ini membawa angin segar bagi peningkatan kesejahteraan seluruh pekerja di Indonesia. Selamat Hari Buruh!
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Sejarah Lengkap Hari Buruh 1 Mei dan Alasan Ditetapkannya Sebagai Libur Nasional .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!