Cancel Culture Mandul? Jerome Polin Soroti Alasan Jule Tetap Eksis di Tengah Isu Panas
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Jerome Polin kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkap pandangannya terkait fenomena “cancel culture” yang dinilainya tidak berjalan efektif dalam kasus Jule.
Sosok yang dikenal kritis dan vokal ini menyoroti bagaimana opini publik bisa dengan cepat berubah, bahkan terhadap figur yang sempat diterpa isu perselingkuhan dengan Safri Ramadhan.
Dalam sebuah pernyataan yang ramai diperbincangkan di media sosial, Jerome mengaku heran melihat respons masyarakat yang cenderung inkonsisten.
Ia menilai bahwa meski isu yang beredar cukup serius, dukungan terhadap Jule justru tetap mengalir deras.

“Aku pernah perhatiin, dulu ada streamer ngundang si Jule ini, sejak itu narasinya banyak berubah, malah banyak yang dukung karena kata mereka ‘cantik’. Segampang itu kah lupa? Segampang itu disetir? Sesusah itu kah meng-cancel? Gak heran dalam skala yang lebih besar, koruptor-koruptor di negeri ini masih santai, orang kita gampang lupa dan memaafkan, sedih,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut langsung memantik diskusi luas. Banyak yang setuju dengan pandangan Jerome bahwa daya ingat publik di era digital cenderung pendek.
Isu yang sebelumnya memicu kecaman bisa dengan cepat tergantikan oleh simpati, terutama jika figur yang bersangkutan memiliki daya tarik tertentu atau mampu membangun citra baru.
Jerome juga menyinggung peran media sosial dalam membentuk opini. Menurutnya, satu momen eksposur, seperti tampil di kanal populer atau berkolaborasi dengan influencer lain, dapat mengubah persepsi publik secara drastis.
Dalam kasus Jule, ia menilai bahwa perubahan narasi terjadi setelah kemunculan di platform tertentu yang memperlihatkan sisi berbeda dari dirinya.
Rekomendasi juga buat kamu:
Hal ini kemudian memunculkan pertanyaan besar: apakah cancel culture di Indonesia sulit diterapkan, atau justru tidak pernah benar-benar ada?
Diketahui jika kasus dugaan perselingkuhan Jule dengan Safri Ramadhan sendiri sempat menjadi perbincangan hangat.
Namun seiring waktu, intensitas pembahasan mulai mereda. Hal ini semakin menguatkan argumen Jerome bahwa perhatian publik mudah teralihkan, apalagi dengan derasnya arus informasi baru setiap hari.
Diketahui jika kini nama Julia Prastini memanas kembali usai Daehoon yang tak lain mantan suaminya merasa tak terima karena anak-anaknya dijadikan bahan candaan Safrie Ramadhan.
Luka tentang perpisahan yang belum kering, memantik rasa kesal pria asal Korea Selatan tersebut yang membuka sedikit demi sedikit hubungan Jule dan Safrie yang ternyata masih terus berjalan hingga kini.*
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Cancel Culture Mandul? Jerome Polin Soroti Alasan Jule Tetap Eksis di Tengah Isu Panas .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!