8 Benda Kecil Penyelamat Saat Haji: Dari Oralit, Sunscreen, Hingga Plester Luka

Ket. Ilustrasi ibadah Haji.

Doc: pexels.com

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Mempersiapkan perlengkapan haji 2026 bukan hanya soal pakaian, tetapi juga benda-benda pendukung kesehatan yang sering dianggap sepele.

Mengingat cuaca panas di Arab Saudi, jemaah perlu membawa benda penyelamat saat haji seperti oralit dan tabir surya untuk menghindari risiko dehidrasi serta iritasi kulit.

Melakukan pencegahan sejak dini dengan tips kesehatan haji ini akan sangat membantu kelancaran ibadah Cantiks di tengah jutaan jemaah lainnya. 

Selain pakaian dan perlengkapan utama, pastikan delapan benda ini ada di tas kecil Cantiks untuk mencegah masalah kesehatan serius di tanah suci:

1. Oralit: Senjata Utama Lawan Dehidrasi

Dalam cuaca panas ekstrem, air putih saja kadang tidak cukup. Dehidrasi bisa terjadi lewat keringat dan napas yang cepat. Oralit membantu mengganti elektrolit tubuh dengan lebih efektif, sehingga risiko kelelahan ekstrem hingga komplikasi akibat kekurangan cairan bisa diminimalisir.

2. Sunscreen (Tabir Surya)

Paparan sinar UV yang intens dapat menyebabkan luka bakar matahari (sunburn) hingga penuaan dini. Para ahli menyarankan penggunaan sunscreen dengan SPF minimal 30 untuk melindungi kulit dari risiko kanker kulit dan menjaga kenyamanan saat beraktivitas di luar ruangan.

3. Plester Luka

Aktivitas jalan kaki yang intens sering kali memicu lecet akibat gesekan sandal atau sepatu. Jangan remehkan luka kecil; di lingkungan yang panas dan lembap, luka lecet bisa menjadi pintu masuk infeksi. Plester membantu melindungi area tersebut agar proses penyembuhan lebih cepat.

4. Lip Balm

Udara kering dan terik matahari sering membuat bibir pecah-pecah hingga berdarah. Gunakan lip balm dengan kandungan pelembap dan SPF untuk menjaga lapisan kulit bibir tetap sehat dan mencegah rasa perih yang mengganggu kekhusyukan ibadah.

5. Tisu Basah

Saat akses air dan sabun terbatas di tengah keramaian, tisu basah adalah solusi higienis paling praktis. Ini sangat penting untuk menjaga kebersihan tangan guna mencegah penularan penyakit saluran pernapasan maupun pencernaan.

6. Bedak Kaki

Kaki adalah tumpuan utama selama haji. Keringat berlebih pada kaki di dalam alas kaki dapat memicu pertumbuhan jamur, bau tak sedap, hingga memperparah lecet. Bedak kaki berfungsi menyerap kelembapan berlebih agar kaki tetap kering dan nyaman.

7. Masker dan Hand Sanitizer

Berada di tengah jutaan orang meningkatkan risiko penularan virus. Penggunaan masker dan hand sanitizer berbasis alkohol tetap menjadi protokol kesehatan yang krusial untuk melindungi pernapasan dan memastikan tangan tetap bersih dari kuman.

8. Botol Air Pribadi

Sering kali dehidrasi terjadi bukan karena tidak ada air, tapi karena lupa minum. Dengan membawa botol pribadi, Cantiks bisa memantau asupan cairan harian secara konsisten. Hidrasi yang cukup sangat penting untuk menjaga fungsi otak dan stamina fisik selama di tanah suci.

Meskipun ukurannya kecil, delapan benda di atas adalah 'penyelamat' nyata di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi. Pastikan semuanya sudah masuk ke dalam tas kecil Cantiks sebelum berangkat agar fisik tetap prima selama menjalankan rukun haji.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN