Kental Nuansa Jawa, Intip 5 Fakta Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju yang Mewah di Raffles Hotel

Ket. Potret pernikahan Syifa Hadju dan El Rumi.

Doc: Instagram @syifahadju

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pernikahan adat Jawa El Rumi dan Syifa Hadju yang digelar pada Minggu (26/4/2026) sukses mencuri perhatian publik dengan konsepnya yang begitu estetik dan sakral.

Bertempat di Raffles Hotel Jakarta, akad nikah Syifa Hadju dan El Rumi mengusung tema klasik yang dipadukan dengan sentuhan modern kontemporer.

Mulai dari penggunaan dekorasi gebyok yang megah hingga alunan gamelan yang syahdu, setiap detail pernikahan El Rumi dirancang secara personal untuk mencerminkan karakter pasangan ini sebagai representasi pengantin muda yang tetap menjunjung tinggi nilai tradisi.

1. Dekorasi Klasik yang Megah

Area Dian Ballroom diubah menjadi ruang penuh nuansa adat Jawa. Latar belakang akad nikah dihiasi dengan Gebyok kayu yang estetik. Ruangan didominasi warna cokelat hangat, ronce melati yang harum, serta aksen bunga merah yang memberikan kesan klasik namun tetap mewah.

2. Sentuhan Modern Kontemporer

Meski kental dengan tradisi, pasangan muda ini tetap menyematkan elemen kekinian. Penggunaan lantai geometris dan aksen metalik yang mengilap (glossy) memberikan sentuhan tren masa kini, sehingga suasana tetap terasa timeless namun tidak kaku.

3. Iringan Gamelan yang Syahdu

Suasana sakral makin terasa dengan kehadiran musik gamelan live. Alunan tembang merdu mengiringi prosesi masuknya mempelai pria dan keluarga ke area akad, menambah kedalaman makna dalam setiap langkah menuju pelaminan.

4. Penampilan Anggun Syifa Hadju

Syifa Hadju tampil mempesona saat prosesi ijab kabul. Ia mengenakan kebaya putih dan veil (kerudung transparan) hasil rancangan desainer ternama, Vera Kebaya, yang menonjolkan sisi keanggunan tradisional sekaligus kesucian momen tersebut.

5. Konsep Resepsi "Mingling"

Berbeda dengan akad yang sangat tradisional, resepsi malam hari mengusung konsep modern kontemporer. Menariknya, El dan Syifa memilih untuk tidak menggunakan pelaminan tetap. Konsep ini dibuat agar kedua mempelai dapat membaur langsung dengan para tamu undangan secara lebih akrab dan personal.

Kombinasi antara keanggunan kebaya putih rancangan Vera Kebaya dan konsep resepsi yang membaur tanpa pelaminan membuktikan bahwa El Rumi dan Syifa Hadju berhasil menyelaraskan warisan budaya dengan gaya hidup modern.

Pernikahan ini tidak hanya menjadi perayaan cinta semata, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam mengemas tradisi Jawa menjadi sesuatu yang tetap trendy dan berkesan intim.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian prosesi, pasangan ini kini siap memulai lembaran baru dalam biduk rumah tangga yang penuh kehangatan.

Selamat menempuh hidup baru untuk El Rumi dan Syifa Hadju!

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN