Beredar Narasi Jennie BLACKPINK Fans Berat Donald Trump dan Netanyahu, Netizen Auto Huru-Hara!

Doc: Kolase foto X/@daisyjen116

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Narasi liar kembali beredar di media sosial, kali ini menyeret nama Jennie Kim. Penyanyi global tersebut disebut-sebut ingin bertemu dengan dua tokoh politik dunia, yakni Donald Trump dan Benjamin Netanyahu.

Klaim ini sontak memicu kegaduhan di kalangan penggemar, khususnya di platform seperti X, yang dengan cepat memperdebatkan kebenaran informasi tersebut.

Namun, jika ditelusuri lebih jauh, narasi tersebut tidak memiliki dasar yang jelas. Tidak ada pernyataan resmi dari Jennie maupun agensinya yang mengindikasikan keinginan tersebut.

Banyak penggemar menilai isu ini hanyalah hasil potongan konteks yang dipelintir, bahkan diduga sengaja disebarkan untuk memancing konflik antar fandom.

Nama Lisa Manoban ikut terseret dalam polemik ini. Sebagian fans menduga bahwa narasi tersebut berasal dari oknum fans fanatik yang ingin menjatuhkan citra Jennie dengan cara mengaitkannya pada isu sensitif.

Dugaan ini muncul karena pola serupa pernah terjadi sebelumnya, di mana pernyataan idol dipelintir demi menciptakan drama di media sosial.

Salah satu komentar yang viral bahkan menyebut, “Gaperlu nunggu fitnah dajjal, fitnah dari 2 fandom ini udah setara dajjal," cuit akun @daisyjenn*.

Kalimat tersebut mencerminkan tingkat frustrasi sebagian fans terhadap konflik yang terus berulang. Mereka menilai pertikaian ini sudah melampaui batas wajar dan justru merugikan semua pihak, termasuk para artis yang tidak terlibat langsung.

20260424112524_Screenshot_108.jpg

(Ucapan Jennie saat di TIME100 Gala, doc: X/@daisyjen116)

Lebih lanjut, fans lain mencoba meluruskan situasi dengan menegaskan bahwa Jennie dalam berbagai kesempatan publik justru lebih banyak membahas musik, karier, dan proyek kreatifnya.

Tidak ada indikasi bahwa ia terlibat atau tertarik dalam agenda politik global seperti yang dituduhkan.

“Yang satu opaknya sendiri ngomong gitu tapi dipelintir ke Jennie, yang satu padahal Jennie full bahas musik,” tulis seorang pengguna.

Hal ini kembali menunjukkan betapa cepatnya disinformasi menyebar di era digital. Dalam hitungan jam, narasi yang belum tentu benar bisa menjadi perdebatan besar, apalagi jika menyangkut figur publik dengan basis penggemar besar seperti member BLACKPINK.

Algoritma media sosial yang mendorong konten viral juga turut memperkeruh keadaan, karena informasi sensasional cenderung lebih cepat menyebar dibanding klarifikasi.

Di sisi lain, banyak penggemar berharap situasi ini segera mereda. Mereka memilih fokus pada dukungan terhadap karya idol masing-masing dibanding terjebak dalam konflik yang tidak produktif.

Harapan agar Jennie semakin sukses pun terus disuarakan, sebagai bentuk dukungan positif di tengah rumor yang beredar.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN