Bunga Zainal Menangis Usai Dicap Anak Durhaka, Bongkar Perjuangan Rawat Ayah

Ket. Bunga Zainal

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Aktris Bunga Zainal tak kuasa membendung air mata saat mengungkapkan kekecewaan mendalam terhadap perlakuan keluarganya sendiri.

Di tengah perjuangan sang ayah melawan kanker, ia justru merasa dipojokkan dengan tudingan pelit hingga dicap sebagai anak durhaka.

Bunga membeberkan bahwa dirinya selama ini yang mengurus pengobatan sang ayah, bahkan hingga ke Kuala Lumpur, secara diam-diam. Ia menyayangkan sikap ibundanya yang dinilai menutup mata atas pengorbanan yang telah ia lakukan.

"Aku yang bawa dia (ayah) ke rumah sakit di Kuala Lumpur. Waktu dia ketahuan cancer, siapa yang bawa dia, yang nemenin dia ke rumah sakit? Berani enggak ibuku ngomong," ungkap Bunga Zainal dikutip dari akun @lambegosip, Senin (20/4/2026).

Istri dari produser Sukhdev Singh ini mengaku sengaja memilih diam dan mengalah saat terjadi keributan keluarga di rumah sakit demi menjaga kondisi psikis sang ayah. Ia tidak ingin pertengkaran tersebut memperburuk kondisi kesehatan ayahnya yang tengah kritis.

"Kalau aku sampai ribut-ribut, bapakku bisa meninggal di tempat, kalian tahu enggak? Karena aku waras, lebih baik gue yang ngalah. Enggak apa-apa, biarin gue emang penjahatnya di mata netizen," ucapnya dengan nada tegas namun getir.

Bunga menekankan bahwa kesedihannya memuncak karena pihak keluarga dinilai sengaja menjadikan kondisi kesehatan ayahnya sebagai ajang drama di media sosial. Ia menilai persoalan pribadi seperti itu tidak seharusnya menjadi konsumsi publik hanya demi meraih simpati.

Terkait tuduhan sebagai anak yang tidak berbakti, Bunga dengan tegas membantah pernah mengeluarkan kata-kata kasar kepada kedua orang tuanya. Meski hatinya hancur, ia mengaku tetap menahan diri untuk tidak membalas perlakuan buruk ibu dan saudara-saudaranya.

"Coba buktiin aja kalau gua pernah maki-maki ibu atau bapak gua, gua enggak pernah!" tegas aktris berusia 37 tahun tersebut untuk menepis berbagai tudingan yang beredar.

Kekecewaan Bunga semakin memuncak saat ia mengingat pengalaman pahit ketika menjadi korban penipuan investasi bodong tanpa ada satu pun keluarga yang peduli. Di masa sulit itu, justru para staf pribadinya yang memberikan dukungan moral dan bantuan nyata.

"Biar dah gua aja yang jadi anak durhaka, enggak apa-apa banget. Yang penting gua enggak akan jadi ibu durhaka buat anak gua," pungkasnya menutup curhatan emosional tersebut.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN