JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Jule kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah video yang memperlihatkan dirinya membubuhkan lipstik pada anak bungsunya, Jenna, beredar luas di media sosial.
Dalam potongan video tersebut, terlihat Jenna yang masih balita duduk di pangkuan sang ibu, sementara Jule dengan lembut mengoleskan lipstik ke bibirnya.
Momen itu awalnya tampak seperti interaksi biasa antara ibu dan anak, namun kemudian memicu perdebatan di kalangan warganet.
Sebagian orang menganggap tindakan tersebut sebagai bentuk ekspresi kasih sayang dan permainan ringan yang sering terjadi dalam hubungan orang tua dan anak.
Namun, tidak sedikit pula yang mengkritik, mengingat Jenna masih berada pada usia balita, di mana kebiasaan memasukkan benda ke dalam mulut masih sangat umum terjadi. Kekhawatiran utama yang muncul adalah potensi bahaya jika lipstik tersebut tertelan oleh anak.
"Ya sebenernya bukan cuma buat juleha jg wkwkwk tp buat semua emak2 wkwkwk dan apalg klo ada nari jaipongan.. buset jgn ditanya itu mekap setebel dan semenor apa wkwkwk," komentar akun @cals**.
"Astaga dragon, Jul!! Anak-anak gak boleh pake make up kali Kalo pun pake ya sesuaikanlah produk buat anak anak Kan ada tuh Purbasari Amara Tapi itu buat anak 7 tahunan sih," timpal @hafiz*.
Bahaya Jika Tertelan
Pada dasarnya, produk kosmetik seperti lipstik memang dirancang untuk penggunaan luar, bukan untuk dikonsumsi. Meskipun sebagian besar produk modern telah melalui uji keamanan, tetap ada risiko tertentu, terutama bagi anak kecil.
Balita memiliki sistem pencernaan dan kekebalan tubuh yang belum berkembang sempurna, sehingga lebih rentan terhadap zat kimia.
Rekomendasi juga buat kamu:
Beberapa bahaya yang mungkin timbul jika lipstik tertelan oleh anak kecil antara lain:
Pertama, kandungan bahan kimia. Lipstik umumnya mengandung pewarna, pengawet, dan bahan sintetis lainnya. Jika tertelan dalam jumlah tertentu, zat ini dapat memicu gangguan pencernaan seperti mual, muntah, atau diare.
Kedua, potensi alergi. Kulit dan tubuh anak kecil lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Bahan tertentu dalam lipstik dapat menyebabkan reaksi alergi, baik pada kulit maupun saluran pencernaan.
Ketiga, risiko paparan logam berat. Meski dalam kadar sangat kecil, beberapa produk kosmetik dapat mengandung jejak logam seperti timbal. Paparan berulang, terutama jika tertelan, berpotensi berdampak pada kesehatan jangka panjang.
Keempat, kebiasaan yang terbentuk. Membiarkan anak menggunakan produk kosmetik sejak dini bisa membuat mereka terbiasa memasukkan benda non-makanan ke dalam mulut, yang berisiko pada keselamatan mereka di kemudian hari.
Terlepas dari pro dan kontra yang muncul, peristiwa ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk lebih berhati-hati dalam memilih aktivitas bersama anak, terutama yang melibatkan benda atau produk yang tidak dirancang untuk anak-anak.
Pengawasan dan pemahaman terhadap risiko menjadi hal penting agar interaksi yang tampak sederhana tetap aman bagi si kecil.
Kasus yang melibatkan Jule dan Jenna ini pun membuka diskusi lebih luas tentang batasan dalam mengasuh anak di era digital, di mana setiap momen dapat dengan mudah menjadi konsumsi publik.*
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Nekat Pakein Jenna Lipstik, Aksi Jule Tuai Kritikan Netizen .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!