Ibu Tiri Teuku Rassya Klarifikasi Polemik Pernikahan, Bantah Rebut Posisi Tamara Bleszynski

Ket. Nurah Pasya

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Polemik mengenai kehadiran Tamara Bleszynski di resepsi pernikahan Teuku Rassya terus bergulir dan menjadi sorotan publik. Pasalnya, Tamara yang merupakan ibu kandung Rassya justru terlihat hadir layaknya tamu undangan biasa dalam momen penting tersebut.

Situasi ini kemudian memicu perbincangan luas di kalangan masyarakat. Tak sedikit yang turut menyeret nama ibu tiri Rassya, Nurah Pasya, yang dituding telah “merebut” posisi Tamara Bleszynski dalam pernikahan putranya. Menanggapi tudingan tersebut, Nurah akhirnya buka suara untuk memberikan klarifikasi.

Melalui unggahan di Instagram Story, Nurah menegaskan bahwa sejak awal pihak keluarga telah memprioritaskan kehadiran ibu kandung dalam seluruh rangkaian acara pernikahan.

“Sebagai seorang ibu tentunya aku pun mengharapkan kehadiran ibu kandung Rassya untuk hadir mendampingi di momen terpenting dalam hidupnya. Bukan hadir hanya sebagai tamu,” tulisnya.

Nurah juga menjelaskan bahwa seluruh konsep acara, mulai dari lamaran hingga resepsi, telah dirancang langsung oleh Rassya bersama sang istri dengan menempatkan orang tua di posisi utama, termasuk Tamara Bleszynski.

“Semua rundown acara pernikahan, ibu kandung selalu diutamakan, dari seragam hingga posisi yang paling diutamakan,” jelasnya.

Sebagai bentuk pembuktian, Nurah turut memperlihatkan kebaya seragam yang telah disiapkan khusus bagi ibu kandung kedua mempelai.

Hal ini dimaksudkan untuk membantah anggapan bahwa Tamara tidak mendapatkan fasilitas yang layak dalam acara tersebut. Dalam klarifikasinya, Nurah juga menekankan bahwa pelaksanaan di lapangan kembali kepada masing-masing pihak.

“Tidak ada satupun kesengajaan dan niat tidak baik,” lanjutnya.

Selain itu, Nurah turut menyinggung komentar negatif dari sejumlah warganet yang dinilai terlalu cepat mengambil kesimpulan tanpa mengetahui fakta secara menyeluruh. Ia mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menghakimi situasi yang sebenarnya bersifat pribadi.

Di sisi lain, Nurah juga memberikan apresiasi kepada Teuku Rassya dan istrinya, Antha, yang dinilai telah berusaha maksimal dalam menghormati kedua orang tua mereka.

“Rassya dan Antha sangat menjaga dan memastikan semua orang tua dihargai dan ditempatkan sebagaimana mestinya,” tutupnya.

Hingga kini, polemik tersebut masih menjadi perhatian publik dan terus memicu beragam tanggapan di media sosial.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN