Bukan Sekadar Kebiasaan, Ternyata Ini Alasan Medis dan Sejarah Mengapa Bule Cebok Pakai Tisu
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Perbedaan kebiasaan cara membersihkan diri setelah buang air antara masyarakat Indonesia dan warga negara Barat seringkali menjadi topik yang menarik.
Jika kita terbiasa menggunakan air, masyarakat di negara non-tropis justru lebih lazim menggunakan tisu. Ternyata, hal ini dipengaruhi oleh sejarah panjang dan faktor lingkungan yang sangat kuat.
Pernah penasaran kenapa orang luar negeri cebok pakai tisu? Meskipun masyarakat Indonesia terbiasa menggunakan air, faktor sejarah dan perbedaan budaya toilet di dunia Barat ternyata dipengaruhi oleh kondisi cuaca.
Simak penjelasan lengkap mengenai sejarah tisu toilet dan alasan mengapa air sebenarnya jauh lebih higienis untuk kesehatan kulit Anda.
Berikut adalah beberapa poin penting di balik perbedaan budaya toilet tersebut:
1. Evolusi Alat Pembersih dari Masa ke Masa
Jauh sebelum tisu toilet modern ditemukan, manusia menggunakan berbagai benda yang ada di alam untuk membersihkan diri, mulai dari dedaunan, rumput, batu, hingga tangan.
Menariknya, penggunaan batu tercatat sudah dilakukan sejak abad ke-6 SM, sementara masyarakat di Timur Tengah sejak lama telah menggunakan air sesuai dengan ajaran agama yang mengutamakan kebersihan.
2. Asal-Usul Tisu Toilet dari China
Meskipun populer di Barat, tisu toilet pertama kali diciptakan di China sebagai pengembangan dari teknologi kertas. Jejak penggunaan tisu di dunia Barat sendiri baru muncul sekitar abad ke-16.
Rekomendasi juga buat kamu:
Uniknya, sastrawan Prancis François Rabelais sempat menyebut bahwa penggunaan tisu sebenarnya kurang efektif untuk membersihkan kotoran.
3. Pengaruh Cuaca yang Ekstrem
Faktor utama yang membuat masyarakat Barat enggan menggunakan air adalah cuaca dingin. Di wilayah non-tropis, suhu air yang sangat rendah membuat orang cenderung menghindari sentuhan langsung dengan air saat di toilet.
Hal inilah yang mendorong popularitas tisu hingga akhirnya pabrik tisu gulung mulai masif berproduksi pada tahun 1890.
4. Mana yang Lebih Bersih: Air atau Tisu?
Secara medis, membersihkan diri dengan air tetap dianggap sebagai pilihan yang lebih higienis. Air mampu meluruhkan bakteri dan kuman secara menyeluruh dibandingkan hanya dengan menyeka menggunakan tisu.
Oleh karena itu, penggunaan bidet (semprotan air) kini mulai kembali populer di beberapa negara Barat sebagai solusi kebersihan yang lebih maksimal.
Memahami perbedaan budaya sanitasi ini menyadarkan kita bahwa setiap kebiasaan lahir dari kebutuhan lingkungan masing-masing.
Namun, dari sisi kesehatan, kita patut bersyukur karena budaya menggunakan air di Indonesia adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga kebersihan diri. Bagaimana menurut Anda, lebih nyaman pakai air atau tisu?
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Bukan Sekadar Kebiasaan, Ternyata Ini Alasan Medis dan Sejarah Mengapa Bule Cebok Pakai Tisu .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!