Bukan Sekedar Hiasan, Ini Asal-usul Telur Paskah dan Pesan Spiritualnya Bagi Umat Kristiani!

Ket. Makna Telur Paskah

Doc: Freepik

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Paskah atau Easter menjadi salah satu perayaan suci umat Kristen di seluruh dunia. Paskah menjadi perayaan kebangkitan Yesus Kristus dari kematian, tiga hari setelah penyaliban-Nya di kayu salib.

Tak hanya identik dengan ibadah dan tradisi keagamaan, Paskah juga identik dengan banyak simbol. Salah satu simbol populer yang berkaitan dengan Paskah adalah telur. Telur Paskah menjadi bagian tidak terpisahkan dari perayaan ini di seluruh dunia.

Telur Paskah pada umumnya merupakan telur yang sudah dibersihkan dari isinya, kemudian dihias dengan motif cantik yang beragam. Hal ini membuat telur Paskah menjadi tradisi yang populer di kalangan umat Kristen.

Namun dari mana asal-usul telur Paskah dan apa makna tradisi ini selama perayaan kebangkitan Yesus Kristus? Berikut ulasannya.

Asal-usul Telur Paskah

Jika ditelusuri lewat catatan sejarah, tradisi telur Paskah ternyata berakar dari tradisi Eropa pada masa Abad Pertengahan. Profesor Sejarah dari University of Nebraska, Carole Levin, mengungkapkan bahwa tradisi telur Paskah diduga kuat terkait dengan festival Anglo-Saxon yang bersifat pagan.

Festival Anglo-Saxon digelar untuk menghormati Dewi Easter serta menyambut kedatangan musim semi. Perayaan ini dipandang sebagai tanda kebangkitan alam setelah musim dingin berlalu.

Beberapa misionaris Kristen berharap perayaan hari-hari suci Kristen bersamaan dengan festival pagan bisa mendorong pertobatan, terutama jika beberapa simbol festival itu ikut terbawa.

Telur menjadi bagian penting dari perayaan Eastre, baik sebagai makanan yang dikonsumsi maupun sebagai simbol kesuburan yang dikubur di tanah. Selain itu, penelitian juga menemukan bahwa penggunaan telur dalam tradisi Paskah sudah dikenal sejak abad ke-13.

Pada masa itu, umat Kristen diwajibkan berpuasa sebelum Paskah dan dilarang mengonsumsi daging maupun produk hewani, termasuk telur. Untuk menandai berakhirnya masa puasa dan pertobatan, masyarakat mulai menghias telur, yang kemudian disantap pada Hari Paskah sebagai bentuk sukacita.

Tradisi ini berkembang di gereja-gereja Ortodoks Timur dan Barat, di mana telur yang tidak bisa dikonsumsi selama pra-Paskah dihias hingga kini.

Makna Telur Paskah

Telur Paskah bukan sekadar hiasan, tetapi juga memiliki makna mendalam. Telur menjadi lambang kebangkitan Yesus setelah disalib. Dalam tradisi Ortodoks, telur Paskah kerap dicat merah untuk melambangkan darah yang ditumpahkan Yesus di kayu salib.

Sementara kulit telur yang keras melambangkan makam Kristus yang disegel. Memecahkan telur Paskah melambangkan kebangkitan Yesus dari kematian.

Meski tampil dengan warna-warna cantik, telur Paskah tetap menyimpan makna mendalam sebagai simbol kebangkitan dan sukacita dalam perayaan suci umat Kristen.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN