Kronologi Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Terseret Dugaan Penipuan Investasi 2,4 Triliun PT Dana Syariah Indonesia

Ket. Dude Harlino dan Alyssa Soebandono.

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Dude Harlino dan Alyssa Soebandono mendadak jadi sorotan setelah dikaitkan dengan kasus dugaan penipuan investasi yang melibatkan PT Dana Syariah Indonesia. Meski bukan pelaku utama, keterlibatannya sebagai brand ambassador membuat publik penasaran dengan sejauh mana perannya dalam kasus yang merugikan triliunan rupiah ini.

Berikut kronologi lengkap yang menggambarkan perjalanan Dude Harlino dan Alyssa Soebandono dari wajah promosi hingga akhirnya dipanggil pihak kepolisian.

Awal Keterlibatan sebagai Brand Ambassador

Semua bermula pada 2022, ketika Dude Harlino resmi bekerja sama dengan PT Dana Syariah Indonesia sebagai brand ambassador. Ia tidak sendiri, sang istri, Alyssa Soebandono, juga ikut menjadi bagian dari kampanye promosi perusahaan tersebut.

Selama kurang lebih tiga tahun, pasangan ini aktif menjadi wajah perusahaan fintech tersebut. Kehadiran mereka dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik, mengingat citra keduanya yang dikenal positif dan religius.

Kerja Sama Berakhir Sebelum Kasus Meledak

Memasuki 2025, kontrak kerja sama antara Dude dan perusahaan tersebut resmi berakhir. Ia menegaskan dirinya sudah tidak lagi terikat sebagai brand ambassador sebelum kasus mencuat ke publik.

Pernyataan ini menjadi penting, karena menunjukkan ia tidak terlibat dalam operasional perusahaan saat dugaan penipuan mulai terungkap.

Terbongkarnya Dugaan Penipuan Investasi

Kasus ini mulai mencuat setelah terungkap adanya dugaan penipuan dengan modus proyek fiktif. Perusahaan diduga menggunakan data lama untuk menciptakan kesan adanya proyek baru, sehingga menarik minat investor.

Skandal ini disebut berlangsung dalam kurun waktu panjang, dari 2018 hingga 2025. Dampaknya pun sangat besar, sekitar 15 ribu investor (lender) dikabarkan mengalami kerugian hingga mencapai Rp2,4 triliun.

Penetapan Tersangka

Penyelidikan yang dilakukan Bareskrim Polri akhirnya menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka berasal dari jajaran internal perusahaan, termasuk direksi dan komisaris.

Selain itu, aparat juga telah mengambil langkah tegas dengan memblokir puluhan rekening serta menyita sejumlah aset dan barang bukti yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Dipanggil sebagai Saksi

Pada 2 April 2026, Dude Harlino bersama Alyssa Soebandono memenuhi panggilan penyidik di Jakarta Selatan. Keduanya diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi, mengingat peran mereka sebelumnya sebagai brand ambassador.

Dude menyebut ini adalah panggilan pertama dari pihak kepolisian dan ia siap memberikan informasi yang dibutuhkan untuk membantu proses penyelidikan.

Tegaskan Sikap Kooperatif

Di tengah sorotan publik, Dude menegaskan komitmennya untuk bersikap kooperatif. Ia menyatakan kesiapannya memberikan keterangan secara transparan demi membantu mengungkap kasus ini secara terang.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN