Dinyinyiri Karena Beri THR Warga Rp15 Ribu, Begini Pembelaan Dewi Perssik

Ket. Klarifikasi Dewi Perssik

Doc: Instagram/@dewiperssik9

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Dewi Perssik kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kali ini, bukan karena karya atau penampilannya di atas panggung, melainkan aksi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga di kampung halamannya di Jember, Jawa Timur.

Momen tersebut viral setelah diunggah oleh akun Instagram @tante.rempong.official, dan langsung menuai beragam komentar dari netizen.

Dalam video yang beredar, Dewi Perssik terlihat membagikan uang THR kepada para tetangganya. Namun, nominal yang diberikan yakni sebesar Rp15 ribu per orang justru memicu perdebatan di dunia maya.

Sejumlah netizen menilai jumlah tersebut terlalu kecil, apalagi mengingat status Dewi Perssik sebagai artis papan atas yang dikenal memiliki kehidupan berkecukupan.

Komentar bernada nyinyir pun bermunculan. Tidak sedikit yang membandingkan aksi tersebut dengan selebritas lain yang dianggap memberikan THR dalam jumlah lebih besar.

Beberapa bahkan mempertanyakan niat di balik aksi tersebut, apakah murni berbagi atau sekadar konten untuk menarik perhatian publik.

Namun di sisi lain, banyak juga yang memberikan pembelaan terhadap pelantun lagu dangdut tersebut. Mereka menilai bahwa tindakan berbagi, sekecil apa pun nominalnya, tetaplah sebuah bentuk kepedulian yang patut diapresiasi.

Tanggapan Dewi Perssik

20260322140106_Screenshot_53.jpg

Menanggapi hal itu, Dewi Perssik menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya benar. Ia menjelaskan bahwa uang Rp15 ribu hanyalah sebagian kecil dari bantuan yang diberikan. Faktanya, ia juga membagikan beras sebanyak 5 kilogram untuk ribuan warga.

Menurut pengakuannya, total penerima bantuan mencapai sekitar 8.400 orang. Jika dihitung secara keseluruhan, jumlah bantuan yang disalurkan tentu tidak kecil. Ia menyayangkan beredarnya potongan video yang tidak menampilkan keseluruhan konteks, sehingga menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik.

Dewi Perssik juga menyinggung bagaimana potongan konten di media sosial kerap memicu opini yang tidak utuh. Dalam kasus ini, publik hanya melihat bagian pembagian uang tunai tanpa mengetahui bahwa ada bantuan lain yang jauh lebih besar nilainya. Hal inilah yang kemudian memancing penilaian negatif.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa niat utamanya adalah berbagi dengan warga di kampung halaman, bukan untuk mencari pujian atau pengakuan. Ia mengaku sudah lama rutin membantu masyarakat sekitar, terutama saat momen hari besar seperti Lebaran.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN