Broken Strings Difilmkan, Aurelie Moeremans: Bukan Soal Viral atau Bayaran

Ket. Aurelie Moeremans

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Aktris dan penulis Aurelie Moeremans mengumumkan bahwa karya memoarnya yang berjudul Broken Strings akan diadaptasi menjadi sebuah film. Kabar tersebut disampaikan melalui siaran broadcast di Instagram setelah melalui proses panjang dan berbagai pertimbangan.

"Setelah banyak banget pertimbangan dan meeting sama berbagai production house serta sutradara, akhirnya aku memutuskan untuk membawa Broken Strings ke layar film," tulis Aurelie melalui broadcast di Instagram.

Dalam pernyataannya, Aurelie menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak didasarkan pada potensi viralitas maupun nilai tawaran tertinggi. Ia lebih memilih pihak yang dinilainya mampu memahami cerita personal yang ia angkat dan menyampaikannya dengan tulus.

"Ini bukan keputusan yang aku ambil karena siapa yang paling menjanjikan viral, atau siapa yang berani bayar paling besar. Aku memilih berdasarkan feeling aku, siapa yang benar-benar peduli dengan ceritaku, yang mau menyampaikan pesan ini dengan jujur, dengan hati, bukan hanya karena hype," ungkapnya.

Aurelie juga mengungkapkan harapannya terhadap dampak dari adaptasi film ini. Ia berharap kisah dalam Broken Strings dapat meningkatkan kesadaran publik terhadap bahaya child grooming, yang menjadi isu utama dalam cerita tersebut.

"Aku benar-benar excited untuk perjalanan ini, dan aku berharap dengan adanya film ini nanti, semakin banyak orang yang sdar akan bahaya child grooming, dan mungkin bisa membantu seseorang merasa tidak sendirian," pungkasnya.

Meski belum mengungkapkan detail terkait format penayangan—apakah akan dirilis di bioskop atau platform streaming—Aurelie memastikan bahwa proyek film ini telah memasuki tahap pengembangan berikutnya.

Pengumuman ini pun disambut antusias oleh para penggemar. Sejumlah warganet menyampaikan dukungan mereka terhadap rencana adaptasi tersebut.

"Apapun yang terbaik buat kamu kak. Semoga eksekusi filmnya benar-benar bagus dan pesan yang ingin kamu sampaikan benar-benar sampai ke audience ya kak," tulis @hol***.

"Dari awal booming sudah berharap akan dijadikan film... dan ternyata iya, pasti nonton sih," tulis @lai***.

Sebagai informasi, Broken Strings merupakan memoar digital yang mengangkat pengalaman pribadi Aurelie sebagai korban child grooming dan hubungan tidak sehat saat berusia 15 tahun.

Karya tersebut menyoroti manipulasi emosional oleh pria dewasa, proses menghadapi trauma, serta upaya pemulihan diri, dengan tujuan memberikan edukasi tentang bahaya relasi kuasa yang tidak sehat.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN