Jangan Sampai Salah, Ini 8 Kesalahan Memasak Daging yang Bikin Alot

Ket. Tips Memasak Daging agar Tak Alot

Doc: Freepik

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Hidangan berbahan dasar daging hampir selalu hadir di meja makan saat Hari Raya Idulfitri. Karena disajikan di momen istimewa, tentu kita ingin hasilnya empuk, juicy, dan penuh cita rasa.

Sayangnya, teknik yang kurang tepat bisa membuat daging yang seharusnya lezat justru menjadi keras, kering, atau matang tidak merata.

Nyatanya, kualitas bahan yang baik saja tidak cukup jika proses memasaknya keliru. Ada sejumlah kesalahan kecil yang sering tidak disadari, mulai dari cara menangani daging sebelum dimasak hingga teknik saat berada di atas api.

Dirangkum dari Petit Chef dan Deliciously Savvy, berikut beberapa kesalahan memasak daging yang perlu dihindari agar sajian Ramadan tetap nikmat dan menggugah selera.

1. Memasak Daging Saat Masih Dingin dari Kulkas

Salah satu kesalahan paling umum adalah langsung memasak daging yang baru dikeluarkan dari kulkas. Suhu daging yang terlalu dingin membuat panas tidak menyebar secara merata, sehingga bagian luar cepat matang dan kering, sementara bagian dalam belum sempurna. Solusinya, diamkan daging pada suhu ruang 30–60 menit sebelum dimasak.

2. Tidak Mengeringkan Permukaan Daging

Air pada permukaan daging menghambat reaksi Maillard yang memberi warna cokelat dan aroma khas saat dipanggang. Keringkan daging dengan tisu dapur agar panas langsung bekerja membentuk kerak luar yang renyah. Untuk hidangan berkuah seperti rendang, langkah ini bisa dilewati.

3. Salah Memilih Potongan Daging

Potongan dengan banyak jaringan ikat seperti sandung lamur atau bahu cocok untuk dimasak perlahan, sementara sirloin atau ribeye ideal untuk dipanggang cepat. Memahami karakter potongan membantu menentukan teknik memasak yang tepat.

4. Keliru Menentukan Waktu Pemberian Garam

Memberi garam terlalu lama sebelum memasak dapat menarik cairan keluar, sementara memberi garam di akhir membuat bagian dalam hambar. Taburkan garam tepat sebelum memasak atau 30 menit sebelumnya untuk potongan tebal agar meresap merata.

5. Melewatkan Marinasi atau Pelunakan

Marinasi tidak hanya menambah rasa, tetapi juga melunakkan serat otot keras. Bumbu dengan asam ringan seperti jeruk nipis atau yogurt efektif membantu proses pelunakan. Teknik memukul daging atau menggunakan pelunak enzim juga dapat diterapkan.

6. Pengaturan Suhu Api Tidak Stabil

Api terlalu besar membuat bagian luar cepat matang tapi bagian dalam belum sempurna; terlalu rendah, lapisan luar tidak terbentuk. Mulai dengan api tinggi untuk menyegel, lalu turunkan agar matang perlahan.

7. Terlalu Sering Membalik atau Menusuk Daging

Membalik atau menekan daging berlebihan membuat sari daging keluar. Biarkan matang hingga kerak terbentuk, balik hanya sekali, dan hindari menusuk dengan garpu.

8. Memotong Daging Langsung Tanpa Diistirahatkan

Sari daging bergerak ke tengah saat memasak. Potong langsung, cairan keluar, tekstur kering. Istirahatkan 5–10 menit sebelum disajikan, kecuali untuk hidangan seperti rendang yang dimasak lama dan didiamkan beberapa jam sebelum dihidangkan.

Dengan menghindari kesalahan tersebut, hidangan daging saat Lebaran bisa lebih empuk, juicy, dan lezat.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN