Bantah Telantarkan Anak, Denada Tunjukkan Bukti Transfer Uang Kuliah Ressa Rossano

Ket. Denada

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Denada Tambunan akhirnya muncul ke publik usai kasus dugaan penelantaran anak pertamanya, Ressa Rizky Rossano. Dalam wawancara bersama Feni Rose, Denada menegaskan, dirinya tidak pernah berniat menelantarkan sang anak.

Denada memastikan tetap bertanggung jawab terhadap kebutuhan dan pendidikan Ressa, meski tidak mengasuhnya secara langsung. Hal itu dibuktikan dengan memperlihatkan sederet bukti transfer biaya kuliah sang anak.

“Uang untuk Mama, itu ibadah aku. Uang untuk Ressa, itu tanggung jawab aku. Jadi kalau pas Mama ada uang lebih, ditabung saja buat sendiri. Aku tetap ngirim meski jumlahnya enggak tentu,” ungkapnya dikutip dari channel YouTube Feni Rose Official, pada Selasa (17/3/2026).

Komunikasi Finansial Tetap Terjaga

Denada menegaskan bahwa komunikasi mengenai kebutuhan finansial Ressa selalu berjalan lancar, termasuk untuk almarhumah ibunya, Emilia Contessa.

20260318103512_denada_soal_uang_kuliah_ressa_12207.jpg

“Termasuk uang kuliah Denada, mama (Emilia Contessa) pasti ngabarin aku. Setiap kali ada tagihan apa dari Ressa, itu pasti diforward ke aku. Semua uang kuliah yang mama minta untuk Ressa, pasti aku kirim,” jelasnya.

Tanggung jawab finansial ini tetap dilakukan meski Denada harus membiayai pengobatan anak perempuannya, Aisyah, di Singapura. Salah satu momen paling berat terjadi pada Juli 2019.

“Saat itu, Tante Ratih menghubungi aku dan bilang Ressa butuh bantuan. Padahal saat itu, aku lagi enggak punya duit. Itu benar-benar tidak punya duit. Akhirnya, aku jual-jualin semua barang-barang,” ujarnya.

Denada bahkan menolak tawaran agar uang bantuan dianggap pinjaman dan dipotong dari jatah bulanan Ressa. “Aku enggak pernah potong. Enggaklah, itu kan buat anak aku sendiri,” tegasnya.

Memenuhi Kebutuhan Sehari-hari

Selain biaya kuliah, Denada juga memenuhi kebutuhan sehari-hari Ressa, mulai dari pakaian hingga peralatan belajar, termasuk laptop.

20260318103547_ressa-2.jpg

“Aku tanya, ‘Emang dia enggak punya laptop? Kok kasihan melihat dia nulis sampai sebanyak itu?’. Terus aku bilang, ‘Aku aja yang belikan. Tapi jangan yang mahal-mahal ya. Yang biasa saja ya’,” ujar Denada.

Denada menambahkan bahwa ia sedih atas tudingan penelantaran anak yang ramai diperbincangkan, karena merasa telah menjalankan tanggung jawabnya sebagai orang tua.

“Aku memang enggak bisa hadir di semua momen hidupnya, tapi aku lakukan apa yang aku mampu. Cukup, enggak cukup itu memang kewajiban aku,” pungkasnya.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN