Kronologi Aiman Witjaksono Usir Abu Janda di Rakyat Bersuara iNews: Debat Panas yang Berujung Umpatan Kasar

Ket. Abu Janda (Permadi Arya).

Doc: Threads

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Dunia penyiaran nasional kembali dikejutkan oleh insiden dramatis dalam program talkshow Rakyat Bersuara iNews yang dipandu oleh Aiman Witjaksono.

Diskusi politik yang awalnya membahas eskalasi konflik global tersebut mendadak ricuh hingga berujung pada tindakan tegas Aiman Witjaksono mengusir Abu Janda (Permadi Arya) dari panggung debat.

Ketegangan dipicu oleh perselisihan sengit antara Abu Janda dengan pakar diplomatik Prof. Ikrar Nusa Bhakti dan pakar hukum Feri Amsari.

Penggunaan kata-kata kasar yang dilontarkan di tengah siaran langsung dinilai telah melanggar etika komunikasi massa, hingga potongan videonya kini viral di berbagai platform media sosial.

Bagi Cantiks yang terlewat, berikut adalah kronologi lengkap dan penyebab utama mengapa suasana debat di iNews tersebut bisa menjadi sangat tidak terkendali.

1. Adu Argumen Soal Sejarah Kemerdekaan

Ketegangan bermula saat Permadi Arya, alias Abu Janda, membahas peran Amerika Serikat dalam proses kemerdekaan Indonesia pada tahun 1949. Pernyataan tersebut langsung dibantah oleh pakar hubungan internasional, Prof. Ikrar Nusa Bhakti.

Mantan Dubes RI untuk Tunisia tersebut memberikan perspektif akademis bahwa dukungan AS bukan murni solidaritas, melainkan strategi membendung paham komunisme di Asia Tenggara.

2. Suasana Memanas dan Umpatan Kasar

Tak terima dengan interupsi dan sanggahan ilmiah dari Prof. Ikrar, nada bicara Abu Janda mulai meninggi. Diskusi intelektual seketika berubah menjadi konfrontasi personal.

Puncaknya, dalam cuplikan video yang viral, Abu Janda melontarkan kata-kata kasar langsung ke arah Prof. Ikrar yang tetap menanggapi situasi tersebut dengan tenang dan kepala dingin.

3. Penghinaan terhadap Feri Amsari

Situasi tidak berhenti di situ. Abu Janda juga terlibat cekcok dengan pakar hukum tata negara, Feri Amsari.

Menurut pengakuan Feri, Abu Janda melontarkan kata-kata yang tidak pantas seperti "tolol" dan "goblok" di dalam forum terhormat tersebut. Hal ini dinilai telah melampaui batas etika komunikasi publik.

4. Tindakan Tegas Aiman Witjaksono

Melihat kondisi diskusi yang sudah tidak kondusif dan dipenuhi serangan personal, Aiman Witjaksono selaku moderator langsung melakukan intervensi.

Demi menjaga martabat siaran dan kenyamanan panelis lainnya, Aiman memutuskan untuk menghentikan partisipasi Abu Janda dan memintanya segera meninggalkan panggung diskusi.

5. Polemik Berlanjut di Media Sosial

Setelah acara usai, Feri Amsari melalui akun Threads miliknya mengungkap kejadian di belakang layar (off-air). Feri menyebut adanya upaya penyangkalan dari pihak Abu Janda mengenai diksi kasar yang ia gunakan.

Selain itu, Feri juga mengkritik stasiun televisi agar lebih selektif dalam mengundang narasumber guna menjaga kualitas edukasi bagi masyarakat.

Tindakan tegas yang diambil oleh Aiman Witjaksono menjadi bukti nyata bahwa etika dan kesantunan dalam ruang publik harus tetap diutamakan, terlepas dari seberapa tajam perbedaan pendapat yang terjadi.

Meskipun polemik berlanjut ke ruang digital melalui kesaksian Feri Amsari, kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi industri media dan penonton tentang pentingnya literasi serta etika berdebat.

Bagaimana pendapat kamu mengenai langkah tegas yang diambil oleh Aiman tersebut? Apakah tindakan pengusiran sudah tepat untuk menjaga martabat siaran televisi kita?

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN