Tak Hanya Kafe, Lapangan Padel Disebut Jadi Lokasi Baru Ani-Ani Mencari Pria Mapan
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Topik mengenai dugaan keberadaan ani-ani di lapangan olahraga padel menjadi sorotan dalam konten “Escape” episode 19 yang tayang di kanal YouTube Raymond Chind pada Senin, 9 Maret 2026.
Dalam episode tersebut, konten kreator Kelvin Steviano hadir sebagai bintang tamu dan membagikan hasil riset yang ia lakukan terkait fenomena tersebut. Menurut Kelvin, sebagian perempuan datang ke lapangan padel bukan semata untuk berolahraga, melainkan untuk mencari pasangan pria mapan.
"Cewek-cewek nih ke sana (lapangan padel) justru untuk cari mangsa. Cari cowok-cowok mapan," ungkap Kelvin dalam perbincangan tersebut.
Cara Ani-Ani Mencari Target
Kelvin menjelaskan bahwa aktivitas tersebut disebut-sebut semakin mudah dilakukan karena adanya aplikasi komunitas olahraga bernama Reclub yang terbuka untuk umum. Melalui aplikasi itu, seseorang bisa melihat aktivitas di berbagai lapangan padel.
"Jadi tinggal pilih yang mana kira-kira reclub-nya banyak mangsa-mangsa. Tinggal masuk," beber Kelvin.
Ia kemudian menggambarkan bagaimana sebagian perempuan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendekati pria yang dianggap potensial.
"Habis itu dia dandan dengan pakaian seseksi mungkin. Langsung 'Koh, kerja di mana?'. Langsung masuk," sambungnya.
Strategi Branding dan Segmentasi Pasar
Selain membahas cara mencari target, Kelvin juga memaparkan strategi yang disebut-sebut digunakan sebagian ani-ani untuk membangun citra diri di media sosial.
Rekomendasi juga buat kamu:
Menurutnya, lokasi seperti lobi atau kamar hotel sering dijadikan latar foto sebagai bagian dari strategi branding. Bahkan, tempat tersebut terkadang disewa bersama-sama untuk memperkuat kesan gaya hidup tertentu.
"Itu untuk brandingan dia biar 'Eh ini nih target market gue segini loh. Orang-orang yang uangnya segini,'" tutur Kelvin.
Pernyataan tersebut memicu rasa penasaran salah satu host acara, Ustaz Felix Siauw.
"Berarti ketika dia foto di hotel mana, itu sebenernya teknik marketing? Segmentasi pasar?" tanya Ustaz Felix Siauw.
Kelvin kemudian mengiyakan dan menjelaskan bahwa sebagian pria yang mencari layanan tersebut biasanya juga memiliki standar tertentu, sehingga hotel kerap dijadikan tolok ukur status.
Ciri-Ciri di Media Sosial
Dalam kesempatan yang sama, Kelvin juga membeberkan ciri-ciri yang menurutnya sering terlihat di media sosial.
"Biasanya dia post foto di Instagram sendiri. Terus kayak 'travel around the world'. Di foto kayaknya mewah-mewah banget tapi kok nggak ada lakinya?" seloroh Kelvin.
Pernyataan tersebut kemudian ramai diperbincangkan warganet setelah potongan video diskusi itu beredar di media sosial.
Tanggapan Warganet
Sebagian warganet mengaku menjadi lebih waspada, terutama terhadap pria yang sudah berkeluarga namun gemar bermain padel. Meski demikian, ada pula yang menilai fenomena tersebut tidak terbatas pada satu tempat saja.
"Lokasi ani-ani kalo nggak di tempat padel ya di kajian Hanan Attaki," komentar akun @aldian****.
"Nggak usah padel, noh tempat kajian," sahut akun @rarajol***.
Sementara itu, warganet lain menilai fenomena tersebut bisa terjadi di berbagai lingkungan.
"Ani-ani itu bukan hanya di tempat padel, di tempat kerja pun ada," kata akun @renydprasast***.
"Padel, tempat maen golf, mereka cari mangsa yang lebih berduit," balas akun @rainanin***.
Perbincangan ini pun memicu diskusi luas di media sosial mengenai gaya hidup, relasi sosial, hingga fenomena yang disebut-sebut terjadi di berbagai komunitas.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Tak Hanya Kafe, Lapangan Padel Disebut Jadi Lokasi Baru Ani-Ani Mencari Pria Mapan .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!