Tak Banyak yang Tahu, Vidi Aldiano Ternyata Sosok di Balik Kopi Butterscotch Sea-Salt Latte Fore Coffee

Doc: X/@txtdrkuliner

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Tak banyak yang menyadari bahwa salah satu menu kopi paling populer di Fore Coffee ternyata lahir dari ide kreatif seorang musisi. Butterscotch Sea-Salt Latte, minuman yang kini sering muncul dalam daftar favorit pelanggan, merupakan hasil kolaborasi antara penyanyi Vidi Aldiano dan Fore Coffee ketika ia menjabat sebagai Chief Savor Advisor pada tahun 2022.

Peran tersebut bukan sekadar gelar simbolis, Vidi terlibat langsung dalam eksplorasi rasa dan konsep menu yang kemudian menjadi bagian penting dari identitas brand kopi lokal tersebut.

Kolaborasi

Kolaborasi ini diluncurkan bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-4 Fore Coffee melalui rangkaian menu spesial bertajuk The Classic Treasure Series. Seri ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman minum kopi yang terasa klasik, tetapi tetap modern dan kreatif.

Di antara beberapa menu yang diperkenalkan dalam seri tersebut, Butterscotch Sea-Salt Latte justru mencuri perhatian paling besar dari para pelanggan.

Secara konsep, minuman ini menggabungkan karakter rasa yang cukup unik. Butterscotch, yang pada dasarnya merupakan perpaduan gula cokelat dan mentega, memberikan sensasi manis yang creamy serta aroma karamel yang lembut.

Rasa manis ini kemudian dipadukan dengan sedikit sentuhan sea salt yang menghadirkan nuansa gurih. Kombinasi tersebut menciptakan kontras rasa yang menarik, tidak hanya manis, tetapi juga memiliki kedalaman rasa yang membuatnya terasa lebih kompleks.

Di atas fondasi tersebut, ditambahkan espresso house blend khas Fore Coffee. Espresso ini memberikan karakter kopi yang tetap terasa kuat namun tidak mendominasi keseluruhan rasa.

Hasil akhirnya adalah minuman yang seimbang: manis, gurih, creamy, dan tetap mempertahankan identitas kopi yang jelas. Tidak heran jika banyak penikmat kopi menyebut minuman ini memiliki karakter seperti dessert dalam bentuk kopi.

Rasa Unik

Butterscotch coffee sendiri sebenarnya bukan konsep yang benar-benar baru dalam dunia kopi. Pada banyak kafe di berbagai negara, kopi dengan sirup butterscotch sering dijadikan alternatif bagi pelanggan yang menyukai minuman kopi dengan rasa manis yang lebih lembut.

Namun pendekatan yang digunakan pada Butterscotch Sea-Salt Latte memberikan sentuhan berbeda karena adanya tambahan sea salt yang memperkaya rasa dan membuatnya terasa lebih modern.

Keunikan rasa tersebut membuat menu ini dengan cepat menjadi salah satu minuman signature di Fore Coffee. Bahkan setelah periode promosi awalnya berakhir, permintaan terhadap menu ini tetap tinggi.

Banyak pelanggan yang kembali memesan karena rasa manis karamel butterscotch yang berpadu dengan espresso dianggap mudah dinikmati oleh berbagai kalangan, baik penikmat kopi berat maupun mereka yang baru mulai mencoba minuman kopi.

Dalam The Classic Treasure Series sendiri, Butterscotch Sea-Salt Latte tidak berdiri sendirian. Seri ini juga menghadirkan beberapa menu lain seperti Tiramisu Latte, Creme Caramel Latte, dan Creme Caramel Crumble. Masing-masing menu membawa inspirasi dari dessert klasik yang kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk minuman kopi modern.

Meski demikian, Butterscotch Sea-Salt Latte tetap menjadi bintang utama dari seri tersebut. Menu ini bukan hanya sekadar eksperimen rasa, tetapi juga contoh bagaimana kolaborasi antara dunia musik, kreativitas personal, dan industri kopi dapat menghasilkan sesuatu yang benar-benar berkesan bagi para penikmat kopi di Indonesia.*

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN