9 Rahasia Dahsyat Menjemput Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadan, Jangan Sampai Terlewat!
Rabu, 11 Mar 2026, 14:15 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Ramadan selalu menghadirkan momen paling ditunggu umat Muslim di seluruh dunia, yaitu datangnya Lailatul Qadar. Malam yang disebut dalam Al Quran sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan ini diyakini menyimpan keberkahan luar biasa, pengampunan dosa, serta pahala yang tak terhingga.
Karena keistimewaannya, banyak umat Islam berusaha keras untuk meraih malam penuh kemuliaan tersebut, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Rasulullah SAW sendiri memberikan teladan dengan meningkatkan ibadah secara signifikan pada waktu-waktu tersebut. Beliau menganjurkan umatnya untuk memperbanyak shalat malam, doa, membaca Al Quran, serta berbagai amal kebaikan lainnya.
Lalu, bagaimana cara terbaik agar tidak melewatkan malam yang begitu agung ini? Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan untuk menjemput Lailatul Qadar.
1. Beritikaf di Masjid
Salah satu amalan yang paling dianjurkan pada sepuluh malam terakhir Ramadan adalah beritikaf di masjid. Rasulullah SAW rutin melakukannya sebagai bentuk kesungguhan dalam beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam sebuah hadis disebutka Rasulullah SAW beritikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadan sambil menganjurkan umatnya mencari Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil. Dengan beritikaf, seseorang dapat lebih fokus beribadah, menjauh dari kesibukan dunia, dan memaksimalkan waktunya untuk mendekat kepada Allah.
2. Mendirikan Salat Malam
Salat malam atau qiyamul lail menjadi ibadah utama dalam meraih keutamaan Lailatul Qadar. Rasulullah SAW bersabda siapa saja yang menegakkan salat pada malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. Karena itu, memperbanyak salat malam seperti tahajud dan witir pada sepuluh malam terakhir menjadi salah satu langkah penting untuk meraih keberkahan malam tersebut.
3. Memperbanyak Tadarus Al Quran
Malam Lailatul Qadar memiliki hubungan erat dengan Al-Qurâan karena pada malam inilah kitab suci tersebut pertama kali diturunkan. Oleh sebab itu, membaca, mempelajari, serta merenungkan makna Al-Qurâan menjadi amalan yang sangat dianjurkan. Tadarus tidak hanya sekadar membaca, tetapi juga memahami pesan yang terkandung di dalamnya agar dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
4. Memperbanyak Doa
Doa menjadi salah satu ibadah yang sangat dianjurkan pada malam Lailatul Qadar. Dalam sebuah riwayat, Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW tentang doa yang sebaiknya dibaca jika seseorang menemui malam tersebut.
5. Memperbanyak Zikir
Zikir merupakan cara sederhana namun sangat efektif untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan mengingat dan menyebut nama-Nya secara terus-menerus, hati menjadi lebih tenang dan ibadah terasa lebih khusyuk. Al Quran juga menganjurkan orang-orang beriman untuk memperbanyak zikir kepada Allah, baik di waktu pagi maupun petang.
6. Memperbanyak Istighfar
Memohon ampunan kepada Allah SWT juga menjadi amalan penting pada malam-malam terakhir Ramadan. Rasulullah SAW bahkan mencontohkan dengan beristighfar hingga seratus kali dalam sehari.
7. Bersedekah
Sedekah di bulan Ramadan memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah SAW menyebut sedekah terbaik adalah sedekah yang dilakukan pada bulan Ramadan. Dengan bersedekah, seorang Muslim tidak hanya membantu sesama, tetapi juga membuka pintu pahala yang berlipat ganda.
8. Memberi Makan Orang Berbuka
Memberikan makanan kepada orang yang berbuka puasa juga termasuk amalan yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW menjelaskan orang yang memberi makan berbuka kepada orang lain akan mendapatkan pahala yang sama seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.
Amalan ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus peluang meraih pahala besar.
9. Mempersiapkan Diri Sejak Awal Ramadan
Meraih Lailatul Qadar bukan hanya soal ibadah pada sepuluh malam terakhir, tetapi juga bagaimana seseorang mempersiapkan diri sejak awal Ramadan. Konsistensi dalam beribadah, menjaga niat, serta memperbanyak amal saleh menjadi bekal penting untuk menyambut malam istimewa ini.
Para ulama menekankan Lailatul Qadar tidak hanya ditunggu, tetapi harus dijemput dengan kesungguhan ibadah dan keikhlasan hati.
Dengan memperbanyak amalan-amalan tersebut, peluang untuk meraih keberkahan Lailatul Qadar tentu akan semakin besar.
Jangan sampai sepuluh malam terakhir Ramadan berlalu begitu saja tanpa usaha maksimal untuk meraih malam yang lebih baik dari seribu bulan.
- ramadan 2026
- ramadan
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.