Tok! YouTuber Resbob dan Bigmo Jadi Tersangka Usai Tuduh Azizah Salsha Selingkuhi Pratama Arhan

Ket. YouTuber Resbob dan Bigmo ditetapkan menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap selebgram Azizah Salsha kini resmi memasuki fase hukum yang lebih serius setelah polisi menetapkan dua YouTuber sebagai tersangka.Dua sosok yang dimaksud adalah Adimas Firdaus yang dikenal dengan nama Resbob serta Muhammad Jannah alias Bigmo. 

Resbob dan Bigmo ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap Nurul Azizah Rosiade, yang lebih dikenal publik sebagai Azizah Salsha.

Penetapan status tersangka ini dikonfirmasi langsung Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri, Kombes Rizki Agung Prakoso, pada Kamis (5/3/2026). Ia membenarkan proses hukum terhadap kedua kreator konten tersebut sudah berjalan dan status mereka dinaikkan menjadi tersangka pada pekan ini.

Meski begitu, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci kapan Resbob dan Bigmo akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Kasus ini bermula ketika Azizah Salsha melaporkan dua akun media sosial yang dianggap telah menyebarkan tuduhan serius tentang dirinya. Laporan tersebut dilayangkan ke Bareskrim Polri setelah beredarnya konten yang dinilai merusak reputasinya di dunia maya.

Akun yang dilaporkan adalah akun TikTok @ibaratbradpittt milik Resbob serta kanal YouTube Niceguymo milik Bigmo. Dalam konten yang mereka unggah, muncul narasi yang menyebut Azizah Salsha diduga berselingkuh ketika masih berstatus sebagai istri pesepakbola Pratama Arhan.

Tak hanya itu, tuduhan yang disampaikan juga jauh lebih sensasional. Dalam kontennya, Resbob menyebut Azizah diduga melakukan hubungan intim dengan mantan kekasihnya. Pernyataan tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu perdebatan panas di kalangan netizen.

Pihak Azizah Salsha menilai tuduhan tersebut tidak memiliki dasar yang jelas dan melampaui batas. Mereka menganggap konten tersebut bukan sekadar opini atau gosip biasa, melainkan serangan terhadap kehormatan dan reputasi pribadi.

Karena itulah Azizah memilih menempuh jalur hukum untuk menuntut pertanggungjawaban dari pihak yang dianggap menyebarkan tuduhan tersebut.

Dalam perjalanan proses hukum, polisi sebenarnya telah mencoba mempertemukan kedua pihak melalui mediasi. Upaya damai ini sempat membuka kemungkinan penyelesaian di luar pengadilan.

Dalam proses tersebut, Resbob dan Bigmo diketahui sudah menyampaikan permintaan maaf kepada Azizah Salsha. Mereka bahkan meminta agar kasus ini tidak dilanjutkan ke proses hukum yang lebih jauh.

Namun hingga saat ini, pihak Azizah Salsha belum bersedia menerima perdamaian tersebut. Mereka memilih tetap melanjutkan proses hukum yang sedang berjalan.

Dengan status tersangka yang kini resmi disematkan kepada Resbob dan Bigmo, kasus ini diperkirakan masih akan terus menjadi sorotan publik. 

Banyak pihak menilai perkara ini bisa menjadi pengingat penting bagi para kreator konten agar lebih berhati-hati saat menyampaikan tuduhan atau informasi sensitif di media sosial.

Di era digital yang serba cepat, satu unggahan bisa menyebar ke jutaan orang hanya dalam hitungan jam. Namun di balik kebebasan berekspresi, ada pula tanggung jawab hukum yang harus dipertimbangkan. 

Kasus ini pun menjadi bukti konten viral tidak selalu berakhir dengan popularitas, kadang justru berujung di meja hukum.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN