Viral Penampilan ‘Noni Belanda’, Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim Tercatat Berharta Rp166,5 M

Ket. Sarifah Suraidah

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Nama Sarifah Suraidah tengah menjadi perbincangan publik setelah penampilannya yang dijuluki “Noni Belanda” ramai disorot di media sosial.

Istri Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, itu mendadak viral dan memicu rasa penasaran masyarakat terhadap latar belakang maupun rekam jejaknya.

Perempuan yang akrab disapa Bunda Harum tersebut diketahui lahir di Balikpapan pada 1 Januari 1981. Selain dikenal sebagai istri kepala daerah, Sarifah juga aktif di dunia politik. Ia tercatat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Golongan Karya.

Berdasarkan laporan harta kekayaan yang tercatat, Sarifah memiliki total kekayaan mencapai Rp166,5 miliar. Jumlah tersebut turut menjadi perhatian publik seiring dengan meningkatnya sorotan terhadap dirinya dalam beberapa waktu terakhir.

Tak hanya berkecimpung di ranah politik, Sarifah juga memiliki jaringan sosial yang cukup luas di Kalimantan Timur melalui komunitas yang dikenal dengan nama Bestie Syarifah Suraidah atau BSS.

Jaringan ini disebut tersebar di berbagai wilayah di provinsi tersebut dan menjadi salah satu basis relasi sosialnya.

Dalam perjalanan karier profesionalnya, Sarifah tercatat pernah menjabat sebagai direktur di PT Barokah Agro Perkasa pada tahun 2014. Perusahaan tersebut bergerak di bidang perkebunan serta pengolahan kelapa sawit, sektor yang memang cukup dominan di Kalimantan Timur.

Selain itu, hingga tahun 2029 mendatang, Sarifah juga terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Timur untuk periode 2025–2029. Jabatan tersebut memperkuat perannya dalam aktivitas kemasyarakatan dan olahraga di tingkat provinsi.

Dari sisi pendidikan, Sarifah menempuh pendidikan hingga tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Ia merupakan lulusan Sekolah Perawat Kesehatan Departemen Kesehatan Balikpapan dan menyelesaikan pendidikannya pada tahun 2000.

Sorotan terhadap Sarifah Suraidah menunjukkan bagaimana figur publik, terutama yang memiliki kedekatan dengan pejabat daerah, kerap menjadi perhatian masyarakat.

Baik dari sisi penampilan, latar belakang pendidikan, hingga perjalanan karier dan kekayaan, seluruh aspek kehidupannya kini tak lepas dari pengamatan publik.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN