Hati-hati! Takjil Berwarna Cerah Ini Terindikasi Mengandung Zat Berbahaya
Sabtu, 28 Feb 2026, 10:00 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menemukan takjil yang diduga mengandung bahan berbahaya di tengah maraknya pasar musiman Ramadan. Temuan tersebut didapat saat BPOM melakukan uji kelayakan di pasar takjil musiman Kota Kediri, Jawa Timur, pada Senin (23/2).
Dalam pemeriksaan menggunakan laboratorium keliling, petugas menguji sekitar 56 sampel makanan dan minuman yang dijual pedagang. Hasilnya, ditemukan kerupuk yang terindikasi mengandung Rhodamin B.
Rhodamin B merupakan pewarna sintetis yang dilarang digunakan dalam produk pangan. Zat ini lebih umum dipakai dalam industri tekstil dan dikenal sebagai bahan yang bersifat toksik serta karsinogenik, atau berpotensi memicu kanker.
Paparan Rhodamin B dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan fungsi hati dan ginjal. Selain itu, zat tersebut juga berisiko menimbulkan iritasi pada kulit maupun saluran pernapasan.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Taruna Ikrar, mengingatkan para pelaku usaha untuk selalu mematuhi standar keamanan pangan, terutama selama Ramadan ketika permintaan takjil meningkat signifikan.
Ia menegaskan bahwa penggunaan pewarna atau bahan tambahan yang tidak diperuntukkan bagi pangan merupakan pelanggaran serius karena dapat membahayakan kesehatan masyarakat.
BPOM pun mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam membeli takjil. Konsumen diminta memastikan produk yang dibeli tidak mengandung bahan kimia berbahaya, pengawet ilegal, maupun pewarna tekstil.
Ciri-ciri Takjil Berbahaya
BPOM mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai takjil yang diduga mengandung zat berbahaya seperti formalin, boraks, serta pewarna Rhodamin B dan Methanil Yellow. Ada sejumlah tanda yang bisa dikenali secara kasat mata, antara lain:
-
Warna terlalu mencolok, terutama warna merah dan tampak tidak merata.
-
Tekstur sangat kenyal atau tidak lengket secara tidak wajar.
-
Tidak basi meski disimpan selama satu hingga dua hari.
-
Tidak dihinggapi lalat.
Produk seperti mi, tahu, aneka gorengan, hingga minuman es berwarna mencolok menjadi jenis takjil yang perlu mendapat perhatian lebih. Masyarakat diimbau untuk tidak tergiur warna menarik atau harga murah tanpa memastikan keamanan produk yang dikonsumsi.
- Takjil Merusak Ginjal
- Takjil Berbahaya
Redaktur: Fitrya A Kusumah
Penulis: Fitrya A Kusumah
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2025 - 2026 Kucantik.Com ®
All rights reserved.