Lisa BLACKPINK Kena Rasis Lagi? Dituntut Tinggalkan Grup, Kolaborasi Bergengsi dengan Museum Nasional Korea Picu Amarah
Ket. Lisa BLACKPINK diduga sengaja disingkirkan dari kolaborasi BLACKPINK dengan Museum Nasional Korea.
Doc: Koreaboo
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Gelombang kemarahan fandom global kembali mengguncang dunia KPop. BLACKPINK mendadak terseret kontroversi panas setelah perilisan proyek kolaborasi eksklusif bersama National Museum of Korea (Museum Nasional Korea) dan Spotify pada 26 Februari 2026. Alih-alih menuai pujian, proyek ini justru memantik tudingan serius, Lisa BLACKPINK disebut sengaja dikeluarkan dari perilisan awal.
Kolaborasi prestisius ini merupakan bagian dari sesi listening album penuh yang ditujukan untuk penggemar terpilih. Tak hanya itu, proyek ini juga menghadirkan rekaman komentar suara dari para member untuk delapan artefak ikonik museum. Konsepnya terdengar megah, perpaduan KPop global dengan warisan budaya Korea.
Namun euforia tersebut runtuh seketika.
Saat komentar suara dirilis di Spotify dalam dua versi bahasa, Korea dan Inggris, penggemar menemukan sesuatu yang janggal. Rekaman milik Lisa terlihat tidak tercantum dalam daftar yang tersedia. Padahal, Lisa dijadwalkan membawakan narasi dalam bahasa Inggris dan Thailand, sebuah sentuhan penting yang memperluas jangkauan global proyek ini.
Ketidakhadiran tersebut langsung memicu spekulasi liar. Meski kemudian dikonfirmasi komentar Lisa akan dirilis pada Maret 2026, publik justru semakin bertanya-tanya, mengapa tidak dirilis bersamaan dengan anggota lainnya, dan mengapa hanya rekaman milik Lisa yang tertunda?
Di media sosial, kemarahan memuncak. Sebagian penggemar bahkan menuding adanya motif diskriminasi rasial di balik keputusan ini. Sebagaimana diketahui, Lisa adalah satu-satunya anggota non Korea di grup tersebut. Isu sensitif ini dengan cepat menyulut perdebatan panas, hingga tagar yang menyerukan Lisa untuk meninggalkan grup menjadi viral.
Hingga kini, baik pihak agensi YG Entertainment maupun National Museum of Korea belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan keterlambatan tersebut. Minimnya klarifikasi justru memperkeruh suasana dan memperkuat asumsi negatif yang sudah terlanjur berkembang.
Kontroversi ini muncul di saat yang kurang tepat. Album terbaru BLACKPINK, Deadline dikabarkan tengah menghadapi sejumlah kendala menjelang perilisan resminya. Dengan tekanan publik yang semakin besar dan sentimen fandom yang terbelah, situasi ini berpotensi memberi dampak signifikan pada citra grup.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Lisa BLACKPINK Kena Rasis Lagi? Dituntut Tinggalkan Grup, Kolaborasi Bergengsi dengan Museum Nasional Korea Picu Amarah .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!