Lebih Berkah dan Hemat? Inilah 5 Fakta Unik Menikah di Bulan Ramadan yang Jarang Diketahui

Ket. Ilustrasi pernikahan.

Doc: Freepik.com

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Menjelang Idulfitri, tren menggelar acara pernikahan biasanya meningkat drastis di bulan Syawal. Namun, tahukah Anda bahwa menikah di bulan Ramadan juga mulai menjadi pilihan bagi sebagian pasangan?

Meski jarang dilakukan karena bertepatan dengan waktu ibadah puasa, melangsungkan pernikahan di bulan suci ternyata menyimpan banyak keunikan dan keuntungan tersendiri, mulai dari aspek syariat hingga efisiensi biaya.

Bagi Cantiks yang sedang merencanakan hari besar, memahami fakta unik menikah di bulan puasa dapat memberikan perspektif baru tentang bagaimana prosesi sakral tetap bisa berjalan khidmat meski tanpa kemeriahan pesta makan di siang hari.

Berikut adalah lima fakta menarik seputar pernikahan di bulan suci:

1. Hukumnya Diperbolehkan dalam Islam

Banyak yang ragu, namun secara syariat, tidak ada larangan untuk menikah di bulan Ramadan. Selama niatnya baik untuk menjalankan syariat dan menghalalkan hubungan, pernikahan di bulan ini sah-sah saja dilakukan.

Tidak ada istilah "bulan haram" untuk menikah dalam kalender Hijriah.

2. Akad Nikah Tanpa Jamuan Makan Tetap Sah

Pesta pernikahan di Indonesia identik dengan makan-makan. Namun, saat Ramadan, konsep ini tentu berubah karena para tamu sedang berpuasa.

Secara hukum agama, akad nikah tetap sah meski tanpa acara makan-makan. Tradisi prasmanan hanyalah adat, bukan syarat sah sebuah pernikahan.

3. Lebih Hemat Biaya

Menikah di bulan puasa bisa menjadi strategi jitu untuk menekan anggaran. Kamu bisa menghemat banyak biaya dari sektor katering dan hiburan.

Jika ingin mengadakan makan bersama, acara bisa digeser ke waktu setelah tarawih dengan menu yang lebih efisien, karena biasanya tamu sudah cukup kenyang setelah berbuka di rumah masing-masing.

4. Ujian Pengendalian Diri bagi Pengantin Baru

Setelah resmi menjadi suami istri, tantangan terbesarnya adalah menahan nafsu di siang hari. Pasangan baru harus berhati-hati agar tidak berhubungan intim saat waktu puasa.

Melanggar hal ini bukan hanya berdosa, tetapi juga dikenakan denda berat (kaffarat). Jadi, kesabaran benar-benar diuji di sini.

5. Momen yang Penuh Keberkahan

Ramadan adalah waktu di mana segala amal baik dilipatgandakan pahalanya. Menikah, yang juga merupakan ibadah, jika dilakukan di bulan yang suci ini tentu akan terasa lebih sakral dan dilingkupi suasana yang penuh berkah.

Menikah di bulan Ramadan memang memberikan tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga pengendalian diri dan menyesuaikan tradisi perayaan.

Namun, di balik kesederhanaannya, tersimpan keberkahan melimpah serta kesempatan untuk memulai biduk rumah tangga dengan cara yang lebih hemat dan sakral.

Pada akhirnya, yang terpenting bukanlah kemewahan pesta, melainkan sahnya ikatan di mata agama dan kesiapan pasangan dalam membangun keluarga yang sakinah. Jadi, apakah Cantiks tertarik untuk mengikat janji suci di bulan yang penuh ampunan ini?

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN