Ibu Roby Tremonti Sebut Aurelie Moeremans Ngotot Minta Dinikahi hingga Ancam Bunuh Diri

Ket. Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti

Doc: Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Yulita buka suara terkait hubungan putranya, Roby Tremonti, dengan aktris Aurelie Moeremans di masa lalu. Dalam keterangannya, Yulita mengungkapkan sejumlah sikap Aurelie saat masih menjalin hubungan dengan Roby dan menjadi ‘menantu’-nya.

Yulita mengaku, Aurelie kerap mengancam akan mengakhiri hidupnya setiap kali bertengkar dengan Roby. Ancaman tersebut disebut dilakukan dengan cara menenggak obat-obatan dalam jumlah banyak.

“Setiap bertengkar dengan Roby, dia akan taruh Bodr*x dalam jumlah banyak di tangannya. Terus, dia ancam akan minum semua obat itu. Ya kan Roby takut dia akan overdosis,” ungkap Yulita dikutip dari STARPRO Indonesia>, pada Jumat (27/2/2026).

Tak hanya itu, Yulita juga menyebut bahwa Aurelie pernah mengancam akan melompat dari apartemen. Situasi tersebut, menurutnya, membuat Roby sangat panik dan ketakutan karena khawatir ancaman itu benar-benar dilakukan.

Di sisi lain, Yulita membeberkan bahwa hubungan asmara Roby dan Aurelie sempat berakhir pada 2010. Namun setahun berselang, Aurelie kembali mendatangi Roby dan meminta hubungan mereka dijalin kembali.

Bahkan, menurut Yulita, sang aktris mendesak agar hubungan tersebut segera dibawa ke jenjang pernikahan.

“Saya bilang ke dia, kalau sekadar menikah saja mah gampang. Tapi kan lembaga pernikahan bukan untuk main-main. Karena ada tanggung jawab yang diemban suami dan istri,” ungkapnya menambahkan.

Meski telah memberikan nasihat, Yulita akhirnya harus menerima keputusan putranya yang memilih menikahi Aurelie secara agama Katolik. Ia mengaku tetap memberikan restu karena menilai pernikahan tersebut dilandasi rasa suka sama suka antara keduanya.

Dengan pernyataan tersebut, Yulita sekaligus membantah tudingan Aurelie yang menyebut Roby Tremonti melakukan pernikahan paksa terhadap dirinya saat masih di bawah umur.

Ia menegaskan bahwa keputusan menikah diambil secara sadar oleh kedua belah pihak. Sementara itu, disebutkan pula bahwa pihak gereja Katolik kemudian menganggap pernikahan tersebut tidak pernah ada.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN