Siwon Super Junior Bela Yoon Suk Yeol Mantan Presiden Korsel yang Kontroversial? Unggahan Idiom Tuai Kontroversi

Ket. Siwon Super Junior dan Yoon Suk Yeol.

Doc: Istimewa

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Personel Super Junior, Siwon, kembali menuai kontroversi. Kali ini, unggahan terbarunya di media sosial memicu spekulasi publik karena diduga berkaitan dengan vonis terhadap mantan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol.

Pada Kamis (19/2/2026), Siwon mengunggah foto berisi idiom Tiongkok yang bermakna kurang lebih, “Jika kamu tidak adil, kamu pasti akan binasa” dan “Runtuh sepenuhnya seperti bumi yang runtuh.” Jika digabungkan, pesan tersebut sering ditafsirkan sebagai peringatan korupsi dan ketidakadilan pada akhirnya akan menghancurkan suatu sistem.

Tak butuh waktu lama, warganet Korea ramai membahas unggahan tersebut di berbagai forum komunitas online. Sebagian netizen menduga pesan itu merupakan respons tidak langsung terhadap vonis berat yang dijatuhkan kepada Yoon Suk Yeol. Mantan presiden tersebut sebelumnya dinyatakan bersalah dalam kasus serius terkait deklarasi darurat militer pada 2024 serta penyalahgunaan kekuasaan.

Namun hingga kini, Siwon tidak secara eksplisit menyebut nama atau konteks tertentu dalam unggahannya. Spekulasi berkembang karena rekam jejaknya yang pernah menunjukkan sikap terbuka terhadap isu politik.

Sebelumnya, Siwon sempat mengunggah pesan yang dinilai sebagai dukungan atas kemenangan Yoon Suk Yeol dalam pemilu 2022. Ia juga pernah dituding menunjukkan simpati terhadap kelompok konservatif sayap kanan. Di sisi lain, saat partai dengan spektrum politik berbeda meraih kemenangan pada periode berikutnya, ia tidak memberikan komentar publik.

Perbedaan sikap ini memicu perdebatan, terutama karena banyak idol KPop cenderung menghindari pernyataan politik demi menjaga netralitas sebagai figur publik. Anggota Super Junior lainnya pun dikenal berhati-hati dan jarang menyinggung isu agama maupun politik secara terbuka.

Kontroversi kali ini turut memicu munculnya tagar #SIWON_OUT di media sosial, yang disuarakan sebagian penggemar. Mereka menilai unggahan-unggahan Siwon dalam beberapa tahun terakhir memicu polarisasi dan berdampak pada citra grup.

Nama Siwon memang beberapa kali terseret polemik. Ia pernah membagikan unggahan belasungkawa untuk influencer politik Amerika Serikat, Charlie Kirk. Selain itu, unggahan terkait isu keagamaan global serta kehadirannya dalam acara diplomatik yang melibatkan pejabat Israel pada 2022 juga sempat menuai pro dan kontra.

Pada 2023, di tengah seruan boikot terhadap sejumlah produk global, unggahannya yang menampilkan dirinya memegang minuman dari Starbucks kembali memicu kritik dari sebagian warganet.

Meski demikian, ada pula penggemar yang membela Siwon dan menilai ia berhak memiliki pandangan pribadi sebagai individu, terlepas dari statusnya sebagai idol.

Hingga kini, belum ada pernyataan lanjutan dari Siwon maupun agensinya terkait interpretasi unggahan terbaru tersebut. Kontroversi ini sekali lagi menunjukkan betapa sensitifnya isu politik dan agama bagi figur publik di industri hiburan Korea Selatan.
 
 

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN