Jangan Anggap Remeh, Tidur Usai Sahur Bisa Bikin Tubuh Lemas Sepanjang Hari
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Bulan Ramadan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk menunaikan ibadah puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.
Salah satu rutinitas penting selama Ramadan adalah sahur, yang berfungsi untuk mengisi energi tubuh sebelum menjalani aktivitas sehari penuh tanpa makan dan minum.
Meski terlihat sepele, kebiasaan setelah sahur ternyata dapat memengaruhi kesehatan tubuh. Salah satunya adalah kebiasaan langsung tidur usai sahur yang sering dilakukan banyak orang.
Mengapa Tidur Setelah Sahur Berisiko bagi Tubuh?
Secara medis, tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan. Ketika seseorang langsung berbaring setelah sahur, proses pencernaan menjadi tidak optimal dan berpotensi menimbulkan berbagai risiko bagi kesehatan. Beberapa di antaranya meliputi:
1. Asam lambung naik (GERD)
Posisi berbaring setelah makan memudahkan asam lambung kembali ke kerongkongan. Hal ini dapat memicu sensasi panas di dada (heartburn), rasa pahit di mulut, hingga mual.
2. Gangguan pencernaan
Makanan membutuhkan waktu sekitar 2–3 jam untuk dicerna sepenuhnya. Tidur langsung setelah makan dapat memperlambat kerja lambung sehingga menimbulkan rasa begah, kembung, atau bahkan sembelit.
3. Kenaikan berat badan
Rekomendasi juga buat kamu:
Kalori dari makanan sahur yang tidak digunakan untuk aktivitas cenderung disimpan sebagai lemak. Jika dilakukan secara rutin, kebiasaan ini dapat berkontribusi pada peningkatan berat badan.
4. Tubuh terasa lemas
Tidur setelah makan sering kali membuat kualitas istirahat berkurang. Saat bangun, tubuh bisa terasa tidak segar, pusing, dan kurang bertenaga untuk menjalani aktivitas puasa.
Bagaimana Dampak Tidur Usai Sahur pada Risiko Penyakit?
Selain menimbulkan gangguan ringan, kebiasaan tidur setelah sahur juga dapat berdampak lebih serius pada kesehatan jangka panjang. Kondisi ini berpotensi meningkatkan tekanan darah dan membebani kerja jantung.
Pada orang dengan riwayat tekanan darah tinggi atau gangguan lambung, kebiasaan ini dapat memperbesar risiko penyakit kardiovaskular, seperti stroke atau serangan jantung.
Tips Sehat agar Tidak Tertidur Setelah Sahur
Agar tetap bugar dan kuat selama berpuasa, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
-
Pilih menu sahur tinggi protein dan serat agar kenyang lebih lama.
-
Minum cukup air putih untuk menjaga hidrasi tubuh.
-
Beri jeda minimal 1–2 jam sebelum tidur kembali setelah sahur.
-
Lakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai atau membaca.
-
Hindari konsumsi kafein berlebihan saat sahur.
-
Pastikan tidur malam cukup agar tidak mengantuk di pagi hari.
Dengan mengikuti pola sahur yang tepat dan kebiasaan sehat setelah makan, tubuh akan tetap fit sepanjang Ramadan. Mengatur waktu istirahat dan menjaga pola makan menjadi kunci agar ibadah puasa berjalan lancar tanpa gangguan kesehatan.
Jika mau, saya bisa buatkan versi artikel ini dengan bahasa lebih santai dan clickbait agar lebih menarik pembaca online. Apakah mau dicoba?
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Jangan Anggap Remeh, Tidur Usai Sahur Bisa Bikin Tubuh Lemas Sepanjang Hari .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!