Kasus Akses Ilegal Inara Rusli Memasuki Babak Baru: ART Bongkar Rencana Sopir Jual 10 File Rekaman CCTV Rumah

Ket. Inara Rusli.

Doc: Instagram @mommy_starla

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Penyelidikan kasus dugaan akses ilegal yang dilaporkan Inara Rusli kini mulai menemukan titik terang setelah Yuni, asisten rumah tangga (ART) sang artis, memberikan kesaksian kunci di Bareskrim Mabes Polri.

Dalam pemeriksaannya, terungkap fakta mengejutkan mengenai keterlibatan seorang sopir berinisial A yang diduga sengaja mencuri data CCTV demi keuntungan pribadi.

Bagaimana modus pemindahan data rahasia tersebut dan benarkah file tersebut sengaja ditujukan untuk pihak tertentu?

Simak pengakuan lengkap saksi kunci terkait hilangnya sepuluh file rekaman privasi di kediaman Inara Rusli berikut ini.

Modus Pemindahan Data CCTV

Didampingi kuasa hukumnya, Bustomi, Yuni membeberkan kronologi bagaimana data rahasia tersebut berpindah tangan. Menurut keterangannya, seorang sopir bernama Agung diduga menjadi otak di balik aksi ini.

Agung meminjam ponsel milik Yuni sebagai perantara untuk memindahkan data dari komputer CCTV.

"Agung yang mengambil memori lalu memindahkan ke HP. Dari HP tersebut, data kemudian dialihkan lagi menggunakan kabel OTG ke perangkat pribadinya sendiri," jelas Bustomi saat memberikan keterangan di Mabes Polri, Jumat (13/2).

Niat Menjual File untuk Keuntungan Pribadi

Yuni mengaku sempat memperingatkan Agung agar tidak menyalahgunakan rekaman tersebut. Namun, Agung justru secara terang-terangan mengungkapkan niat buruknya. Ia berencana menjual 10 file rekaman CCTV tersebut demi meraup keuntungan finansial secara pribadi.

Bantahan Keterlibatan ART

Dalam pemeriksaan tersebut, Yuni dengan tegas membantah keterlibatan dirinya dalam penyebaran video, termasuk tudingan bahwa ia mengirimkan rekaman tersebut kepada mantan suami Inara, Virgoun.

Bustomi menegaskan bahwa tidak ada sisa file yang tertinggal di ponsel kliennya, dan bukti menunjukkan bahwa data tersebut sepenuhnya dikuasai oleh Agung. Dengan kesaksian ini, pihak Yuni berharap namanya bersih dari tuduhan sebagai penyebar akses ilegal tersebut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami keterangan dari saksi kunci untuk memperkuat bukti laporan akses ilegal yang diajukan pihak Inara Rusli.

Dengan terungkapnya identitas oknum yang diduga berupaya menjual data privasi tersebut, publik berharap kasus ini segera mencapai titik terang sesuai hukum yang berlaku.

Kami akan terus memantau perkembangan penyidikan di Bareskrim Mabes Polri guna memberikan informasi akurat mengenai kelanjutan kasus yang menyangkut keamanan privasi keluarga sang artis.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN