CEO Hermes Akui Jeffrey Epstein Berulang Kali Ingin Bertemu, Fakta Mengejutkan Terbongkar
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Pengakuan mengejutkan datang dari pucuk pimpinan rumah mode mewah asal Prancis, Hermes. Sang CEO, Axel Dumas, akhirnya buka suara soal keterkaitannya dengan nama kontroversial Jeffrey Epstein. Dalam pernyataan publik yang disampaikan, Dumas mengungkap Epstein tidak hanya pernah muncul di acara Hermes, tetapi juga berulang kali mencoba menjalin pertemuan dengannya.
Fakta ini mencuat saat Hermes memaparkan laporan keuangan tahunan pada Kamis (12/2/2026). Dalam forum resmi tersebut, Dumas menegaskan ia hanya sekali bertemu Epstein, tepatnya pada Maret 2013. Pertemuan tersebut terjadi bukan karena undangan resmi, melainkan karena Epstein datang tanpa pemberitahuan ke sebuah workshop Hermes di pinggiran Paris.
Yang membuat situasi semakin sensasional, Epstein disebut hadir bersama rombongan tamu yang diundang sutradara sekaligus aktor ternama, Woody Allen, dan istrinya. Nama besar yang terlibat membuat momen tersebut terekam dalam sebuah foto, yang belakangan masuk dalam dokumen investigasi Epstein yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat.
Foto tersebut memperlihatkan ketiga pria itu berada di workshop Hermes. Dumas mengaku tidak mengetahui adanya dokumentasi tersebut saat kejadian berlangsung.
“Seseorang memanfaatkan kesempatan untuk mengambil foto secara spontan,” ujarnya, seraya menyebut Epstein memang sudah memiliki reputasi buruk kala itu.
Namun cerita tidak berhenti di sana.
Dumas mengungkap setelah pertemuan singkat tersebut, Epstein berusaha mengatur pertemuan lanjutan sebanyak tiga kali. Semua permintaan itu, tegas Dumas, selalu ditolak. Arsip email yang termasuk dalam dokumen investigasi menunjukkan adanya komunikasi dari asisten Dumas yang secara konsisten menolak undangan Epstein.
Upaya Epstein ternyata terus berlanjut. Pada 2016, ia ikut serta dalam sebuah lelang amal dan memenangkan hadiah berupa kursus lokakarya eksklusif dari Hermes. Tetapi begitu pihak perusahaan mengetahui identitas pemenangnya, keputusan tegas langsung diambil. Hermes menolak memberikan hadiah tersebut dan mengganti nilainya dengan donasi setara kepada badan amal terkait.
Tak hanya itu, Dumas juga membeberkan Hermes pernah menolak permintaan Epstein untuk mendekorasi ulang interior jet pribadinya. Langkah tersebut menjadi bukti perusahaan berusaha menjaga jarak setelah mengetahui reputasi sang taipan.
Meski begitu, Dumas mengakui ia tidak bisa memastikan secara detail apa saja yang diketahui perusahaan tentang Epstein pada saat itu.
“Saya tidak ingat persis apa yang kami ketahui 13 tahun lalu, tetapi dia memang memiliki reputasi buruk,” ujarnya.
Pengakuan ini kembali menyeret nama-nama besar ke pusaran bayang-bayang kasus Epstein yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya. Di tengah sorotan publik global, pernyataan Dumas menjadi bab baru yang memperlihatkan bagaimana tokoh-tokoh elite dunia pernah bersinggungan, meski singkat dengan salah satu skandal terbesar abad ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk CEO Hermes Akui Jeffrey Epstein Berulang Kali Ingin Bertemu, Fakta Mengejutkan Terbongkar .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!