Sindiran Telak Rizky Febian Untuk Teddy Pardiyana di Tengah Polemik Raibnya Aset Rp5 M Miliknya

Doc: Kolase foto Instagram

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Polemik raibnya aset senilai Rp5 miliar milik Rizky Febian kembali memanas setelah sang penyanyi melontarkan pernyataan yang dinilai sebagai sindiran telak kepada Teddy Pardiyana.

Di tengah proses hukum dan mediasi yang berjalan, putra sulung komedian Sule itu menegaskan bahwa dirinya hanya menginginkan kejelasan atas hak yang menurutnya sudah jelas tercantum dalam surat pernyataan mendiang ibundanya, Lina Jubaedah.

Dalam sebuah kesempatan wawancara, Rizky berbicara lugas namun tetap terkendali. Ia menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah menyelesaikan persoalan tersebut secepat mungkin.

“Yang penting sekarang aku pengin kelar semuanya,” ucap Rizky Febian. Baginya, polemik ini tak bisa dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut hak pribadi dan juga masa depan keluarganya.

“Mana hak saya, mana yang seharusnya punya saya, saya pengin beres,” lanjutnya. Pernyataan itu dianggap sebagai bentuk ketegasan sekaligus sindiran terhadap pihak yang dinilai belum memberikan transparansi penuh terkait pengelolaan aset peninggalan ibunya.

Rizky menegaskan bahwa yang ia perjuangkan bukan hanya uang miliknya, tetapi juga harta warisan sang adik yang disebut telah diatur secara tertulis oleh almarhumah.

Sindiran Pedas

Dalam nada yang terdengar menyentil, Rizky juga menyinggung tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga. “Saya juga kan punya anak, punya istri,” ujarnya.

Ia kemudian menambahkan, “Kalau saya mah suami bertanggung jawab, saya harus menafkahi, saya mandiri, udah enggak minta sama orangtua, enggak minta kemana-mana,” kata Rizky sambil tersenyum.

Kalimat tersebut ditafsirkan publik sebagai penegasan bahwa dirinya tidak bergantung pada warisan, melainkan hanya menuntut hak yang memang menjadi bagiannya.

Tak hanya itu, Rizky juga mengungkapkan kekecewaannya terkait proses yang berjalan. Ia menyebut sempat mempertanyakan langsung kepada Teddy saat mediasi.

“Pas mediasi saya juga sempat mempertanyakan ke Teddy, padahal saya juga masih ada, kenapa enggak ada niatin baik nanya ke saya? Ngasih tahu perihal ini mau dibawa kemana?” ungkapnya. Ia menyayangkan tidak adanya komunikasi awal sebelum persoalan dibawa ke jalur hukum.

“Atau enggak, ada itikad baik. Kan enggak ada, ini langsung dibawa ke jalur hukum,” imbuhnya. Pernyataan itu semakin menguatkan dugaan adanya ketegangan yang belum terselesaikan antara kedua belah pihak.

Di balik ketegasannya, Rizky mengakui bahwa proses ini bukan hal mudah secara emosional. Membicarakan kembali harta peninggalan sang ibu membuatnya bersedih. Sebagai seorang anak, ia mengaku belum sepenuhnya pulih dari kepergian ibunya. Namun kenyataan bahwa persoalan warisan ini terus berlarut memaksanya untuk tetap tegar.

Bagi Rizky Febian, perjuangan ini bukan sekadar soal angka Rp5 miliar, melainkan tentang kejelasan, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap amanah yang telah ditinggalkan. Ia berharap semua dapat segera tuntas, agar tak ada lagi polemik yang membayangi keluarga di kemudian hari.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN