Sejarah Baru! Theresa Kusumadjaja Jadi Perempuan Indonesia Pertama Nominasi Penghargaan Grammy, Talenta Nasional Mendunia
Ket. Theresa Kusumadjaja, perempuan Indonesia pertama yang masuk nominasi Penghargaan Grammy.
Doc: Instagram/@tkusumadjaja
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Industri kreatif Indonesia kembali mencetak sejarah gemilang di panggung internasional. Theresa Kusumadjaja berhasil menjadi perempuan Indonesia pertama yang masuk nominasi Penghargaan Grammy, ajang musik paling bergengsi di dunia. Pencapaian ini menegaskan talenta kreatif Indonesia kini mampu bersaing di tingkat global.
Theresa mencatatkan namanya di gelaran Grammy ke-68, yang berlangsung pada 1 Februari 2026 di Crypto.com Arena, Los Angeles, Amerika Serikat. Ia bersaing di salah satu kategori paling kompetitif, yaitu Best Music Video, bersama sederet musisi dan sineas ternama dunia.
Dalam proyek ini, Theresa berperan sebagai produser video, bekerja sama dengan sutradara berbakat Hannan Hussain untuk menggarap video musik So Be It karya duo hip-hop legendaris asal Amerika Serikat, Clipse, yang terdiri dari Pusha T dan Malice. Kolaborasi ini menjadi tiket Theresa untuk menjejak karpet merah Grammy dan bersanding dengan nama-nama besar industri musik dunia.
Tak mudah baginya menembus kategori bergengsi ini. Theresa bersaing dengan musisi papan atas, termasuk Sabrina Carpenter lewat video Manchild, grup ikonik OK Go dengan Love, hingga penyanyi legendaris Sade lewat Young Lion. Meski trofi akhirnya diraih oleh Doechii melalui video musik Anxiety, kehadiran Theresa di daftar nominasi tetap menjadi momen monumental bagi representasi talenta Indonesia di kancah global.
Kebanggaan itu ia bagikan melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan yang penuh haru, Theresa mendedikasikan pencapaiannya kepada sang ibu.
“Mama, putrimu kini menjadi perempuan Indonesia pertama yang masuk nominasi Grammy!” tulisnya, disertai foto saat menghadiri malam penghargaan.
Tak hanya merayakan prestasi, Theresa juga memanfaatkan sorotan publik untuk menyuarakan isu sosial. Ia memberikan dukungan terhadap gerakan ICE OUT, sebuah aksi solidaritas menentang kebijakan U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE). Gerakan ini ramai setelah tragedi menimpa Renee Nicole Good di Minneapolis.
“ICE OUT!” tegas Theresa dalam postingannya, menegaskan komitmennya pada isu kemanusiaan.
Keberhasilan Theresa Kusumadjaja bukan sekadar prestasi individu, tetapi simbol bahwa kreator Indonesia mampu menembus panggung internasional. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sineas, produser, dan talenta muda Indonesia lainnya untuk lebih berani bersaing di kancah global.
Dengan langkah berani dan karya yang diakui dunia, Theresa membuktikan kreativitas Indonesia tidak kalah dengan industri musik dan hiburan internasional, membuka jalan baru bagi generasi penerus.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Sejarah Baru! Theresa Kusumadjaja Jadi Perempuan Indonesia Pertama Nominasi Penghargaan Grammy, Talenta Nasional Mendunia .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!