Pangeran William dan Kate Middleton Buka Suara Soal Skandal Jeffrey Epstein, Masa Depan Monarki Inggris Disorot
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Skandal Jeffrey Epstein kembali mengguncang panggung internasional setelah jutaan dokumen terkait kasus tersebut dirilis ke publik. Di tengah derasnya sorotan global, Pangeran William dan Kate Middleton akhirnya memecah keheningan. Untuk pertama kalinya, pasangan Pangeran dan Putri Wales itu menyampaikan pernyataan resmi terkait perkembangan terbaru yang kembali menyeret nama keluarga kerajaan Inggris.
Melalui juru bicara pada Senin (9/2/2026), William dan Kate menyatakan keprihatinan mendalam atas berbagai pengungkapan baru yang terus bermunculan dari dokumen kasus Epstein. Pernyataan tersebut dirilis bertepatan dengan kunjungan resmi Pangeran William ke Arab Saudi selama tiga hari, menambah bobot diplomatik sekaligus sensitivitas momen tersebut.
“Saya dapat mengonfirmasi Pangeran dan Putri Wales sangat prihatin dengan pengungkapan yang terus berlanjut. Pikiran mereka tetap terfokus pada para korban,” ujar juru bicara pasangan itu dalam pernyataan singkat namun tegas.
Respons ini menjadi sorotan karena sebelumnya William dan Kate memilih untuk tidak secara langsung menanggapi isu yang berkaitan dengan Epstein, meski Pangeran Andrew, paman William sudah lama terseret dalam pusaran kontroversi tersebut.
Seperti diketahui, Pangeran Andrew pernah menjalin hubungan pertemanan dengan Jeffrey Epstein, seorang terpidana kasus kejahatan seksual yang kematiannya pada 2019 memicu berbagai teori dan spekulasi. Keterkaitan Andrew dengan Epstein memicu krisis reputasi besar bagi Kerajaan Inggris.
Pada Oktober 2024, Raja Charles III mengambil langkah tegas dengan mencabut seluruh gelar militer dan perlindungan kehormatan kerajaan milik Pangeran Andrew. Ia juga diminta untuk menyerahkan hak sewa kediamannya di Royal Lodge. Langkah tersebut dipandang sebagai upaya serius istana untuk menjaga integritas monarki di tengah tekanan publik yang semakin kuat.
Sumber internal sebelumnya menyebutkan William dan Kate mendukung penuh keputusan tersebut. Saat itu, mereka juga membagikan pernyataan resmi Istana Buckingham yang menegaskan simpati mendalam terhadap para korban kekerasan dan eksploitasi.
Pangeran Andrew sendiri mundur dari seluruh tugas publik kerajaan sejak 2019, tak lama setelah wawancara kontroversialnya dengan BBC mengenai hubungannya dengan Epstein menuai kritik luas. Ia juga menghadapi gugatan pelecehan seksual yang diajukan oleh Virginia Giuffre, yang akhirnya diselesaikan melalui kesepakatan damai pada 2022, meskipun Andrew secara konsisten membantah seluruh tuduhan.
Dengan munculnya dokumen-dokumen baru yang kembali membuka luka lama, pernyataan William dan Kate dinilai sebagai sinyal generasi penerus takhta Inggris berupaya menjaga jarak dari bayang-bayang skandal tersebut, sekaligus menegaskan empati terhadap para korban.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Pangeran William dan Kate Middleton Buka Suara Soal Skandal Jeffrey Epstein, Masa Depan Monarki Inggris Disorot .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!