BTR Rachel Beberkan Pengalaman Soal Whip Pink yang Ternyata Populer di Lingkaran Pertemanannya

Ket. BTR Rachel

Doc: Instagram/btr_rachel

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Penyalahgunaan Whip Pink atau gas Nitrous Oxide kembali menjadi perhatian publik setelah kasus meninggalnya selebgram Lula Lahfah pada Januari 2026. Peristiwa ini memicu diskusi luas di masyarakat, terutama di media sosial, mengenai bahaya penggunaan gas tersebut di luar peruntukannya.

Sorotan publik semakin besar setelah kepolisian menemukan sebuah tabung Whip Pink di kamar asisten rumah tangga (ART) Lula Lahfah. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa gas Nitrous Oxide yang terdapat dalam tabung Whip Pink tersebut bukanlah penyebab kematian Lula.

Kendati klarifikasi telah disampaikan, keberadaan tabung tersebut tetap memicu spekulasi dan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Isu Whip Pink kemudian meluas dan menyeret sejumlah figur publik ke dalam perbincangan. Beberapa nama yang ikut disorot antara lain Reza Arap, Awkarin, Eca Aura, serta BTR Rachel.

Keempat figur publik tersebut disebut-sebut pernah dikaitkan dengan keberadaan Whip Pink di lingkungan tempat tinggal mereka, baik melalui konten video maupun pernyataan yang beredar di media sosial.

Kontroversi dan Klarifikasi

Kontroversi bermula dari sebuah vlog milik Martha Graciela atau yang akrab disapa Grace, yang sempat memperlihatkan tabung Whip Pink di rumah Reza Arap. Selain itu, konten lain juga menyorot keberadaan tabung serupa di apartemen Eca Aura.

Hingga berita ini ditulis, baik Grace maupun Eca Aura belum memberikan klarifikasi resmi kepada publik. Keduanya diketahui telah menghapus konten yang menampilkan tabung Whip Pink tersebut, yang justru memicu spekulasi lebih lanjut dari warganet.

Berbeda dengan itu, Awkarin memberikan penjelasan terkait isu yang menyeret namanya. Ia menyebut bahwa dispenser Whip Pink yang terlihat dalam suatu kesempatan merupakan milik mantan kekasihnya dan digunakan untuk keperluan memasak, khususnya dalam pembuatan kue di ajang MasterChef Indonesia.

Sementara itu, BTR Rachel memilih bersikap terbuka dan menyampaikan penjelasan secara langsung. Ia tidak membantah adanya tabung Whip Pink di salah satu sudut kamarnya, namun menegaskan bahwa pada saat itu penggunaan Whip Pink masih tergolong legal di Indonesia maupun di beberapa negara lain.

“Pada saat itu tuh kayak nggak membahayakan gitu juga loh guys. Kayak… aku belum menemukan efek sampingnya,” ujar Rachel.

Ia juga menambahkan bahwa legalitas Whip Pink kala itu membuat banyak orang tidak melihatnya sebagai sesuatu yang berbahaya. “Karena itu sempat legal di beberapa negara. Bahkan di Indonesia pun beberapa waktu lalu sempat legal, mungkin sekarang sudah ilegal karena kasus ini,” tambahnya.

Rachel turut mengungkapkan bahwa penggunaan Whip Pink cukup populer di lingkaran pertemanannya dan tidak pernah menjadi masalah pada masa tersebut.

“Jujur, pada tahun itu nggak dipermasalahkan oleh siapa pun. Bahkan lumayan terkenal di kalangan teman-temanku, dan itu nggak berbahaya. Sama kayak kalau kalian minum, bahkan menurutku parahnya minum,” jelasnya.

Fakta Whip Pink

Whip Pink diketahui berisi gas Nitrous Oxide (N2O), yang pada dasarnya digunakan sebagai bahan pembantu untuk membuat whipped cream dalam proses pembuatan kue. Namun, gas ini kerap disalahgunakan dengan cara dihirup untuk menimbulkan sensasi euforia sementara.

Meski terlihat “ringan” dan sempat legal, penyalahgunaan Whip Pink memiliki risiko kesehatan yang tidak bisa dianggap remeh. Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan hipoksia atau kekurangan oksigen dalam tubuh, yang berpotensi memicu gangguan pernapasan serius.

Kasus ini menjadi pengingat bagi publik bahwa meskipun Whip Pink pernah legal dan populer, penyalahgunaannya dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius serta memicu kontroversi luas, terlebih ketika melibatkan figur publik yang berada dalam sorotan media.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN