Panggilan Papa untuk Justin Hubner Disentil Yaya, Jennifer Coppen Beri Komentar Menohok
JAKARTA, KUCANTIK.COM - Hubungan Jennifer Coppen dengan mantan mertuanya, Yaowaret Prawat yang akrab disapa Yaya, kembali menarik perhatian publik.
Sorotan ini muncul setelah pernyataan Yaya dalam sebuah siaran langsung yang membahas soal putri Jennifer, Kamari, yang disebut-sebut memanggil pesepak bola Justin Hubner dengan sebutan “Papa”.
Dalam tayangan tersebut, Yaya menyampaikan pandangannya secara terbuka. Ia menilai panggilan yang digunakan Kamari merupakan hal yang wajar selama anak tersebut merasa aman, dicintai, dan mendapatkan perhatian yang cukup.
Meski demikian, Yaya menekankan bahwa secara biologis, ayah Kamari tetaplah almarhum Dali Wassink. Menurutnya, tidak ada istilah “ayah baru” yang bisa menggantikan posisi tersebut.
Jennifer Coppen Buka Suara
Pernyataan Yaya itu pun memicu reaksi dari Jennifer Coppen. Melalui unggahan di akun TikTok pribadinya, Jennifer menyampaikan klarifikasi sekaligus sikap tegas terkait masa depan keluarganya.
Ia menegaskan bahwa Justin Hubner akan menjadi ayah tiri Kamari dan bagian dari kehidupan baru yang sedang ia bangun.
Jennifer menyatakan bahwa fakta tersebut tidak bisa dihindari. Ia menekankan bahwa Justin bukan hanya akan berperan sebagai pasangan hidupnya, tetapi juga sebagai figur ayah tiri bagi Kamari.
Bahkan, keluarga Justin nantinya juga akan menjadi bagian dari lingkar keluarga sang anak, termasuk sebagai kakek dan neneknya.
Minta Publik Berhenti Ikut Campur
Rekomendasi juga buat kamu:
Tak hanya itu, Jennifer juga menyuarakan keinginannya agar publik berhenti mencampuri urusan pribadinya. Ia merasa kehidupan rumah tangganya kerap menjadi bahan spekulasi yang berlebihan.
Sebagai seorang ibu, Jennifer menegaskan bahwa dirinya adalah pihak yang paling memahami kebutuhan emosional dan masa depan Kamari.
Dalam pernyataannya, Jennifer turut mengapresiasi peran Justin Hubner yang bersedia menerima anak dari pernikahan sebelumnya. Ia menilai tidak semua pria memiliki kesiapan mental dan tanggung jawab untuk mencintai serta merawat anak yang bukan darah dagingnya sendiri.
Baginya, keputusan Justin untuk hadir dan bertanggung jawab adalah bentuk kedewasaan yang patut dihargai.
Jennifer juga menekankan bahwa cinta dan komitmen tidak selalu ditentukan oleh hubungan darah. Menurutnya, sosok ayah adalah mereka yang hadir, melindungi, dan memberikan kasih sayang tanpa syarat.
Ia berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam menilai situasi keluarganya serta menghormati keputusan yang ia ambil demi kebahagiaan sang anak.
Isu ini kembali mengingatkan publik bahwa setiap keluarga memiliki dinamika dan cerita masing-masing. Di tengah sorotan dan opini yang beragam, Jennifer Coppen memilih berdiri teguh pada keyakinannya sebagai seorang ibu, sekaligus melangkah ke fase baru dalam kehidupannya.***
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Panggilan Papa untuk Justin Hubner Disentil Yaya, Jennifer Coppen Beri Komentar Menohok .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!