Kasus Wafatnya Selebgram Lula Lahfah Belum Tuntas, Polisi Kejar Saksi Kunci

Doc: Instagram/@lulalahfah

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Proses pengusutan meninggalnya selebgram Lula Lahfah hingga kini masih berjalan dan belum mencapai tahap kesimpulan. Kepolisian memastikan bahwa rangkaian penyelidikan masih memerlukan pendalaman, meskipun sejumlah saksi telah dimintai keterangan.

Polres Metro Jakarta Selatan menyampaikan bahwa pemeriksaan saksi belum sepenuhnya selesai. Hingga saat ini, aparat kepolisian telah memeriksa sekitar 10 orang yang dianggap memiliki keterkaitan dengan aktivitas dan kondisi Lula sebelum wafat. Namun, jumlah tersebut belum dianggap cukup untuk merangkai kronologi peristiwa secara utuh.

Polda Metro Jaya menyoroti satu nama yang dinilai memiliki peran penting dalam proses klarifikasi kasus ini. Saksi tersebut berinisial V, yang disebut-sebut merupakan orang terdekat almarhumah. Sayangnya, hingga kini yang bersangkutan belum memenuhi panggilan penyidik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa kepolisian masih membuka kemungkinan penambahan saksi lain.

Menurutnya, kehadiran V sangat diperlukan karena diyakini mengetahui aktivitas terakhir Lula sebelum ditemukan meninggal dunia. Pernyataan tersebut disampaikan Budi Hermanto kepada awak media pada Rabu (28/1).

“Pemeriksaan saksi tentu masih bisa berkembang. Termasuk rekan dekat korban yang berinisial V. Karena yang bersangkutan belum hadir, maka kami masih menunggu untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Budi.

Diketahui, Lula Lahfah ditemukan tak bernyawa di apartemennya yang berada di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 23 Januari 2026. Sejak saat itu, aparat bergerak mengumpulkan berbagai informasi guna memastikan penyebab pasti kematian selebgram tersebut.

Selain memfokuskan pemanggilan terhadap saksi kunci, penyidik juga melakukan pendalaman terhadap keterangan saksi-saksi yang telah diperiksa sebelumnya.

Tak hanya itu, polisi turut menelusuri riwayat kesehatan Lula dengan meminta data rekam medis dari beberapa fasilitas layanan kesehatan yang pernah dikunjunginya.

Dalam proses awal pemeriksaan, kepolisian menyatakan tidak menemukan indikasi kekerasan fisik pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan luar tidak menunjukkan adanya tanda penganiayaan atau luka mencurigakan.

Berdasarkan temuan tersebut, pihak keluarga memutuskan untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah Lula.

Meski demikian, polisi menegaskan bahwa penyelidikan tetap dilanjutkan secara menyeluruh. Hasil akhir terkait penyebab kematian Lula Lahfah baru akan diumumkan ke publik setelah seluruh rangkaian pemeriksaan, termasuk uji laboratorium dan pengumpulan bukti pendukung lainnya, benar-benar rampung.***

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN