Tur Dunia Dimulai 6 Maret, Harry Styles Tetapkan Aturan Khusus di Konsernya

Ket. Harry Styles

Doc: Tangkapan Layar

JAKARTA, KUCANTIK.COM - Harry Styles menetapkan sejumlah aturan tidak resmi bagi para penggemarnya menjelang tur comeback yang akan segera digelarnya. Penyanyi peraih Grammy tersebut mengungkapkan pandangannya mengenai kenyamanan dan kebebasan berekspresi sebagai bagian dari pengalaman konser yang ingin ia ciptakan.

Dalam rangkaian konser global bertajuk “Together, Together”, Styles menyarankan para penggemar untuk mengenakan busana santai yang mendukung suasana penuh energi. Tur ini dijadwalkan berlangsung pada musim panas tahun ini dan menjadi salah satu momen paling dinantikan oleh penggemarnya di seluruh dunia.

Dalam wawancara dengan iHeartRadio pada 23 Januari, Harry Styles ditanya mengenai gaya berpakaian yang ingin ia lihat dikenakan oleh para penggemar selama konser. Ia pun menegaskan bahwa kenyamanan menjadi prioritas utama dibandingkan penampilan semata.

“Sepatu yang nyaman. Sepatu untuk menari. Saya ingin kalian menari, itu saja. Kita semua akan menjalaninya bersama,” ujar Styles. Pernyataan tersebut disampaikan untuk menekankan bahwa konser baginya adalah ruang kebersamaan yang penuh kebebasan dan kegembiraan.

Mantan personel One Direction itu akan kembali naik ke atas panggung setelah tiga tahun absen dari tur besar. Kembalinya Styles ke panggung dunia juga sekaligus menjadi bagian dari promosi album terbarunya.

Album terbaru Harry Styles berjudul Kiss All the Time. Disco, Occasionally dijadwalkan rilis pada 6 Maret mendatang. Album ini menandai fase baru dalam perjalanan musik Styles setelah periode jeda yang cukup panjang.

Rangkaian tur “Together, Together” akan mencakup sebanyak 50 pertunjukan di berbagai kota besar dunia. Beberapa kota yang masuk dalam daftar antara lain Amsterdam, London, São Paulo, Mexico City, New York, Melbourne, dan Sydney.

Sebagai pembuka era baru dalam karier musiknya, Styles telah merilis lagu berjudul “Aperture” pada 22 Januari. Lagu tersebut disebut terinspirasi dari masa jeda yang ia jalani jauh dari kesibukan tur dan panggung besar.

Harry Styles mengungkapkan latar belakang lagu tersebut saat tampil di acara Capital Breakfast. Ia menjelaskan bahwa masa jeda tersebut mengubah cara pandangnya dalam mengambil keputusan.

“Saya sudah terbiasa mengatakan tidak pada banyak hal karena memang tidak memungkinkan untuk pergi. Tahun lalu, saya memulai tahun dengan pikiran, ‘Saya akan mengatakan ya untuk semuanya tahun ini,’” kata Styles. Pernyataan ini menggambarkan perubahan sikapnya terhadap peluang dan pengalaman baru.

Pola pikir tersebut kemudian membentuk keseluruhan nuansa album terbarunya. Pengalaman menikmati malam, musik live, dan perjalanan ke luar negeri memberikan pengaruh besar terhadap proses kreatif Styles.

Ia juga menyebut bahwa pengalaman tersebut kembali mengingatkannya akan keistimewaan konser dan pertunjukan langsung. Menurutnya, ada ikatan emosional yang tidak tergantikan antara musisi dan penonton dalam ruang konser.

“Ini menjadi pengingat besar betapa spesialnya berada di tengah penonton, merasakan musik live, berada di ruang gelap bersama orang-orang yang menari,” tutupnya. Pernyataan tersebut sekaligus mencerminkan semangat utama tur “Together, Together” yang mengedepankan kebersamaan, kebebasan, dan koneksi emosional melalui musik.

Kirim
Tulisan Terkait
FAVORIT PEMBACA

TERBARU
PILIHAN