JAKARTA, KUCANTIK.COM - Memencet jerawat terlihat seperti tindakan kecil dan sepele, tapi tahukah Cantiks, ada kondisi hal ini bisa berisiko serius, bahkan mengancam nyawa? Baru-baru ini, viral sebuah unggahan di media sosial tentang seorang pria yang meninggal diduga akibat memencet jerawat di area hidungnya.
Kisah ini membuat banyak orang panik dan bertanya-tanya, apakah benar jerawat bisa sampai menimbulkan kematian?
Sebagian jerawat memang bisa memicu komplikasi serius jika tidak ditangani dengan tepat, terutama yang muncul di area wajah yang dikenal sebagai triangle of death atau segitiga kematian. Area ini mencakup ujung batang hidung hingga sudut bibir.
Kulit di area ini tipis dan terhubung langsung dengan sinus kavernosus, pembuluh darah yang terhubung ke otak. Jika jerawat dipencet hingga terluka, bakteri bisa masuk ke aliran darah dan berpotensi menyebabkan infeksi serius. Infeksi di lokasi ini memang jarang terjadi, tetapi jika sampai menimbulkan trombosis sinus kavernosus, konsekuensinya bisa fatal.
Jerawat di segitiga kematian sebaiknya tidak pernah dipencet sendiri. Untuk area wajah lain, jerawat non-radang seperti komedo masih bisa diekstraksi, asalkan dilakukan tenaga profesional dengan prosedur steril. Namun, jerawat yang meradang atau kistik tetap harus dihindari dari sentuhan sembarangan.
Cantiks juga disarankan untuk waspada jika setelah memencet jerawat muncul gejala berikut:
- Demam tinggi.
- Sakit kepala hebat yang tak mereda dengan obat biasa.
- Mual dan muntah.
- Nyeri otot atau sendi.
Meski judul viral di media sosial terdengar menakutkan, tapi tidak semua jerawat berbahaya. Yang paling penting adalah memperhatikan lokasi, jenis jerawat, dan teknik penanganan. Edukasi yang tepat sangat diperlukan agar masyarakat tidak menyepelekan jerawat, tetapi juga tidak berlebihan hingga panik tanpa dasar.
Komentar (0)
Belum ada komentar untuk Suka Pencet Jerawat Bisa Berujung Kematian, Jangan Anggap Sepele! .
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!